Suaminya Orang Indonesia, Bos Nissin Filipina Bakal Debut Jadi Miliarder Dunia!

Suaminya Orang Indonesia, Bos Nissin Filipina Bakal Debut Jadi Miliarder Dunia! Kredit Foto: Twitter/Forbes

Penawaran umum perdana pembuat makanan Filipina, Monde Nissin Corp. bisa menghasilkan miliarder baru. IPO terbesar negara itu akan memberi kekayaan bersih kepada pendiri perusahaan Betty Ang USD1,1 miliar (Rp15,9 triliun).

Monde Nissin merupakan pemimpin pasar dalam pembuatan mi instan, kerupuk, dan kue kering di Filipina. Mereka menargetkan akan mengumpulkan 63 miliar peso (Rp18,8 triliun) melalui penjualan 3,6 miliar saham biasa dengan harga maksimum 17,50 peso per lembar saham. IPO Monde Nissin akan menjadi IPO terbesar yang pernah ada di negara itu. Penawaran ini datang dengan opsi keseluruhan hingga 540 juta saham.

Baca Juga: Furnitur Jepang Laris Manis Sepanjang Lockdown, Kekayaan Miliarder Ini Ikut Terkerek hingga Rp75 T

Dilansir dari Forbes di Jakarta, Selasa (27/4/21) perusahaan berusia empat dekade ini melaporkan penjualan bersih USD1,4 miliar (Rp20,2 triliun) tahun lalu. Mereka dikenal dengan merek konsumennya seperti Lucky Me! Mie instan dan kerupuk Sky Flakes.

Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan ini merambah produk-produk bernilai lebih tinggi dengan akuisisi USD831 juta (Rp12 triliun) dari pengganti daging Inggris Quorn pada tahun 2015.

Pendapatan perusahaan juga berasal dari mengekspor produknya ke lebih dari 50 negara. Mereka berencana menggunakan dana hasil IPO untuk meningkatkan kapasitas produksinya terutama dalam substitusi daging di tengah meningkatnya permintaan produk dari konsumen yang sadar kesehatan. Sahamnya dijadwalkan mulai diperdagangkan 7 Juni mendatang di bursa Filipina.

Penawaran umum perdana ini akan memberikan perusahaan yang didirikan Ang pada 1980 ini bernilai USD6,4 miliar (Rp92,6 triliun). Wanita berusia 66 tahun ini merupakan presiden Monde Nissin yang juga pemegang saham terbesar kedua.

Suaminya, Hoediono Kweefanus, yang berkebangsaan Indonesia beserta keluarga besarnya secara kolektif menjadi pemegang saham terbesar di Monde Nissin. Keluarga tersebut juga memiliki pabrik Biskuit Khong Guan di Indonesia.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini