Bermusuhan Lama, Pangeran Saudi Isyaratkan Ingin Berdamai dengan Iran

Bermusuhan Lama, Pangeran Saudi Isyaratkan Ingin Berdamai dengan Iran Kredit Foto: (Foto/Reuters)

Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman melontarkan isyarat ingin berdamai dengan Iran. Kedua negara Islam ini telah lama bermusuhan dan baru-baru ini dilaporkan mengadakan pembicaraan rahasia di Baghdad.

Kedua negara—terkunci dalam perjuangan sengit untuk dominasi regional—memutuskan hubungan diplomatik pada tahun 2016 setelah pengunjuk rasa Iran menyerang misi diplomatik Arab Saudi menyusul eksekusi otoritas Kerajaan Saudi terhadap seorang ulama Syiah yang dihormati.

Baca Juga: Rancangan Visi Arab Saudi 2030 Sang Anak Dapat Sanjungan dari Raja Salman

"Iran adalah negara tetangga, dan semua yang kami cita-citakan adalah hubungan yang baik dan khusus dengan Iran," kata Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman dalam wawancara televisi yang disiarkan kemarin.

“Kami tidak ingin situasi Iran menjadi sulit. Sebaliknya, kami ingin Iran tumbuh...dan mendorong kawasan dan dunia menuju kemakmuran," ujar putra Raja Salman tersebut yang dilansir AFP, Rabu (28/4/2021).

Kendati demikian, Pangeran Mohammad menegaskan bahwa Riyadh bekerja dengan mitra regional dan global untuk menemukan solusi atas "perilaku negatif" Teheran.

Pernyataan ajakan damai oleh Pangeran Mohammad itu menandai perubahan nada sikapnya dibandingkan dengan wawancara sebelumnya, di mana dia mengecam Teheran, menuduhnya memicu ketidakamanan regional.

Calon raja Saudi itu tidak mengungkap negosiasi apapun dengan Teheran.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini