Duh, Meski Cuan Bisnis Chip Naik, Bisnis HP Samsung Malah Turun Gegara . . . .

Duh, Meski Cuan Bisnis Chip Naik, Bisnis HP Samsung Malah Turun Gegara . . . . Kredit Foto: Reuters/Yves Herman

Samsung memprediksi keuntungan chip meningkat, tetapi laba bisnis selulernya turun pada kuartal II 2021, sebab operasional bisnisnya terganggu kurangnya pasokan chip global.

Perusahaan yang melaporkan kenaikan laba 46% pada kuartal I itu juga mengharapkan pendapatan chip memori meningkat secara signifikan pada kuartal II.

"Karena kondisi pasar membaik dengan permintaan server (peladen) yang kuat," kata Samsung, sebagaimana dikutip dari Reuters, Kamis (29/4/2021).

Baca Juga: Ya Ampun! Laba Sari Roti Lenyap Rp21,14 Miliar di Tiga Bulan Pertama Tahun 2021

Baca Juga: Kinerja Keuangan Pelindo I: Omzet dan Cuan Saling Bertolak Belakang

Namun, laba dan penjualan bisnis selulernya berisiko turun pada kuartal I daripada kuartal sebelumnya. Sebab ada masalah pasokan di beberapa komponen dan penurunan ponsel andalan.

Samsung berujar, "Pabrik chip kami di Austin, Texas telah melanjutkan produksi penuh setelah kondisi krisis ditutup pada kuartal I. Namun, bisnis sisstem LSI-nya berisiko akan terus terpengaruh oleh gangguan produksi tersebut."

Bisnis itu berencana memperluas penggunaan outsourcing dan memperkuat dengan kerja sama internal demi mengamankan kapasitas produksi; sebab kurangnya chip global dapat terus bertahan di paruh kedua.

"Pabri Samsung tak dapat menangani volume permintaan sehingga mereka meningkatkan volume outsourcing," kata Analis Cape Investment & Securities, Park Sungsoon.

Perkiraan itu berlandaskan laba operasi Samsung senilai 9,4 triliun won pada kuartal I 2021; tertinggi pada periode itu sejak 2018.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini