Anies: Jangan Anggap Enteng yang Jumlahnya Sedikit!

Anies: Jangan Anggap Enteng yang Jumlahnya Sedikit! Kredit Foto: Instagram/Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, Yogyakarta, Gus Miftah, meresmikan Gereja Bethel Indonesia (GBI) Amanat Agung di Penjaringan, Jakarta Utara.

Kedatangan Anies dan Gus Miftah disambut oleh Pendeta Muda (Pdm) Johan Sunarto, ia menyatakan kedatangan Anies dan Gus Miftah untuk menyaksikan acara penandatanganan Deklarasi Kerukunan Umat Beragama.

"Ini bukti bahwa DKI Jakarta menjunjung tinggi keragaman dan kebersamaan antar-penduduknya. Pada hari ini juga, pemimpin DKI Jakarta, Pak Gubernur, di dalam bulan yang suci dan penuh berkah ini, hadir meresmikan gedung gereja GBI Amanat Agung," ujar Johan, Kamis (29/4).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, bahwa keunikan di Jakarta sebetulnya bukan terletak pada kebhinnekaan-nya.

"Tapi yang unik dari kita adalah yang bhinneka tadi sanggup bersatu," kata Anies.

Anies mengatakan, bahwa di Jakarta semua dapat hidup bersama, berdampingan dengan saling menghormati dan saling menghargai. Kehidupan seperti itu, menurut dia, adalah bukti masyarakat hidup dengan kebhinnekaan di Jakarta.

Anies mengatakan, jumlah jemaat di GBI Amanat Agung memang tidak banyak, hanya 200 orang. Namun, Anies meminta, gerakan kebaikan bisa dimulai dari jumlah yang sedikit tadi.  Apabila itu dilakukan akan mampu menghasilkan dampak yang luar biasa besarnya.

"Jangan pernah menganggap enteng yang jumlahnya sedikit, karena yang sedikit itu bisa raksasa dampaknya," ujar Anies.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini