Praktik Rapid-Swab Test Bekas Pakai di Kualanamu Sudah Berlangsung Desember 2020

Praktik Rapid-Swab Test Bekas Pakai di Kualanamu Sudah Berlangsung Desember 2020 Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Praktik rapid test swab antigen yang diduga menggunakan peralatan bekas pakai pada layanan Kimia Farma Diagnostik di Bandara Internasional Kualanamu ternyata sudah berlangsung sejak Desember 2020.

Hal itu diungkapkan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Panca Putra dalam konferensi pers pengungkapan kasus tersebut di Mapolda Sumut, Kamis (29/4/2021) petang.

"Dari hasil pemeriksaan dari saksi-saksi diketahui bahwa kegiatan ini sudah berlangsung sejak 17 Desember 2020," sebut Panca.

Panca mengungkapkan dari pemeriksaan sementara diketahui setiap hari layanan rapid test swab antigen itu melayani sebanyak 250 orang. Namun, yang dilaporkan ke kantor pusat Kimia Farma hanya sekitar 100 orang.

"Jadi ada 150 yang tidak dilaporkan dan diduga menggunakan alat yang didaur ulang," sebutnya.

"Dari praktik daur ulang ini, polisi menduga para tersangka meraih keuntungan hingga Rp30 juta," tuturnya.

Dalam kasus penggunaan alat bekas pakai pada layanan rapid test ini, polisi sudah menetapkan 5 orang tersangka. Praktik ini sendiri diotaki oleh Bisnis Manager Laboratorium Kimia Farma Diagnostik di Medan.

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini