Pentolan Mossad Bakal Temui Antony Blinken Bahas Nuklir, Iran atau Korut?

Pentolan Mossad Bakal Temui Antony Blinken Bahas Nuklir, Iran atau Korut? Kredit Foto: AP Photo/Graeme Jennings

Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Antony Blinken bertemu dengan Direktur Mossad Joseph "Yossi" Cohen di Washington pada Kamis. Mereka membahas keprihatinan yang mendalam tentang kegiatan nuklir Iran.

Kantor berita Reuters, mengutip sumber yang mengetahui diplomasi itu mengatakan bahwa pertemuan di Washington terjadi setelah penasihat keamanan nasional AS Jake Sullivan dan mitranya dari Israel di juga melakukan pertemuan.

Baca Juga: Ketegangan Masih Ada, Ukraina Ancam Bikin Rudal yang Bisa Musnahkan Nuklir Rusia

Dalam pertemuan yang melibatkan Sullivan, delegasi Zionis menekankan "kebebasan untuk beroperasi" melawan Iran sesuai keinginan mereka.

Ketika Presiden AS Joe Biden mengeksplorasi kemungkinan kembalinya AS ke kesepakatan 2015 untuk menahan program nuklir Iran yang ditinggalkan pendahulunya Donald Trump, Israel telah meningkatkan seruan untuk lebih banyak pembatasan yang akan diberlakukan pada teknologi dan proyek Iran yang sensitif.

Menajamkan peringatan Israel, Menteri Intelijen Eli Cohen mengatakan kepada Reuters pada hari Kamis bahwa perang pasti akan terjadi jika Amerika Serikat dan kekuatan lain mencapai apa yang dianggap Israel sebagai kesepakatan nuklir baru yang buruk dengan Iran.

Menegaskan kembali posisi Israel yang tidak menganggap dirinya terikat oleh diplomasi, Cohen mengatakan: "Kesepakatan yang buruk akan mengirim kawasan itu ke dalam perang."

Pertemuan Blinken dan timnya dengan Yossi Cohen dan Duta Besar Israel Gilad Erdan adalah yang terbaru dari serangkaian kontak tingkat tinggi yang tampaknya bertujuan untuk memungkinkan pejabat Israel menyuarakan keluhan mereka sambil mencari titik temu tentang masalah Iran.

"Pada pembicaraan Kamis, para pejabat Israel menyuarakan keprihatinan mendalam atas masalah nuklir Iran dan kegiatan lainnya," kata sumber yang mengetahui pertemuan tersebut, yang dilansir Jumat (30/4/2021).

Sumber tersebut menolak mengatakan bagaimana Blinken dan para pembantunya menanggapi keprihatinan Israel.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini