Korban Dugaan Investasi Surati Menko Polhukam: Akhirnya Ayah Saya Meninggal

Korban Dugaan Investasi Surati Menko Polhukam: Akhirnya Ayah Saya Meninggal Kredit Foto: Dok. LQ Indonesia Lawfirm

Salah satu anak dari korban dugaan investasi perusahaan asuransi Kresna Life, Ady Saputra menuliskan surat terbuka kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Ia meminta kepastian hukum kepada Mahfud MD terkait kasus tersebut lantaran ayahnya telah menjadi korban dan telah meninggal. Baca Juga: Bikin Teroris KKB Nggak Bisa Tidur, Titah Pak Mahfud Keras Bos! Babat Habis...

"Keluarga saya adalah salah satu dari ribuan korban yang menaruh seluruh tabungan kami berjumlah milyaran di PT Asuransi Jiwa Kresna, dengan jaminan produk Asuransi adalah "Tabungan Berjangka dengan bunga tetap per bulan (bukan investasi), serta produk dilindungi oleh pengawas." katanya dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (30/4/2021). Baca Juga: Moeldoko Ketum Demokrat, Mahfud MD: Pemerintah Tak Boleh Melarang

Lanjutnya, ia mengatakkan keluarganya mempercayai prinsip asuransi yakni memberikan perlindungan ketika terjadi resiko seperti, sakit, meninggal dan dana pensiun. Namun sayangnya, kenyataan tersebut berbanding terbalik.

"Ayah saya yang kondisi kesehatan kurang baik, tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik karena dana keluarga kami yang ludes. Ayah saya akhirnya meninggal dunia tanggal 25 Maret 2020 yang menyebabkan kesedihan keluarga yang mendalam," katanya.

"Selain kehilangan nyawa manusia, kami selaku korban juga kehilangan ayah, mati pikiran dan mati rohani kami karena beban pikiran membuat kami stres dan menderita berkepanjangan akibat janji manis tersebut." tambahnya.

Selanjutnya
Halaman

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini