Benny Wenda Minta Bantuan Partai Komunis China, Farhan: Dia Bukan Lagi WNI!

Benny Wenda Minta Bantuan Partai Komunis China, Farhan: Dia Bukan Lagi WNI! Kredit Foto: Rahmat Saepulloh

Pentolan kelompok separatis Papua Barat, Benny Wenda, dikabarkan meminta bantuan Partai Komunis China (PKC) untuk mengintervensi masalah di wilayah Indonesia. PKC sendiri merupakan partai yang mengendalikan Pemerintahan China saat ini.

Manuver politik separatis yang dideklarasikan sebagai presiden interim United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) itu disampaikan melalui surat kabar Australia dan bertujuan untuk memuluskan ambisinya memerdekakan Papua Barat dari Indonesia.

Baca Juga: Mentok Bos? Pentolan KKB Teroris Benny Wenda Kok Teriak-teriak Minta Bantuan Partai Komunis China

Menanggapi isu tersebut, Anggota Komisi I DPR, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa Benny Wenda bukan lagi WNI sehingga setiap langkah yang dia lakukan terkait Papua Barat merupakan tindakan yang mengancam kedaulatan NKRI. "Benny Wenda bukan WNI, jadi apapun yang dia lakukan artinya mengancam kedaulatan RI," kata Farhan saat dihubungi, Minggu (2/5/2021).

Terkait hal yang perlu dilakukan Pemerintah RI, politikus Partai NasDem ini menyarankan agar Pemerintah Indonesia melakukan langkah diplomasi yang tepat kepada Pemerintah China. Termasuk salah satunya, mempererat hubungan dengan China dan mendukung inisiatif pembangunan China si negara Pasifik.

"Lakukan diplomasi yang tepat kepada Tiongkok, eratkan hubungan, dan dukung inisiatif pembangunan Tiongkok di negara Pacific," kata presenter televisi itu.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini