Bank KB Bukopin Merugi, Ternyata Gara-Gara Ini

Bank KB Bukopin Merugi, Ternyata Gara-Gara Ini Kredit Foto: KB Bukopin

PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) mencetak kerugian bersih sebesar Rp167,11 miliar sepanjang kuartal pertama tahun 2021. Nilai tersebut berbalik dari kuartal tahun 2020 lalu, di mana Bank KB Bukopin tercatat untung Rp53,62 miliar.

Merujuk ke laporan keuangan perusahaan, berbaliknya laba menjadi rugi disebabkan oleh terpangkasnya pendapatan bunga dan syariah bersih hngga 68,81%. Per Maret 2020, Bank KB Bukopin mengantongi pendapatan bunga dan syariah bersih sebesar Rp582,96 miliar, namun per Maret 2021 turun menjadi Rp182,02 miliar.  Baca Juga: IHSG Babak Belur, Koreksi Tajam 0,83% pada Penutupan Sesi Pertama

Presiden Direktur Bank KB Bukopin, Rivan Purwantono, mengungkapkan bahwa dampak pandemi Covid-19 masih menjadi tantangan bagi Bank KB Bukopin pada awal tahun ini. Hal itu setidaknya tercermin dari restrukturasi kredit yang mencapai 30% dari total kredit atau setara dengan Rp24 triliun. Selain itu, Bank KB Bukopin juga meningkatkan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) hingga 175% lebih tinggi menjadi Rp4,7 triliun. Baca Juga: Harga Emas Antam Per Senin, 3 Mei 2021: Jalan di Tempat, Grak!

"Dalam kondisi penuh kehati-hatian tersebut, Perseroan memilih fokus pada perbaikan aset eksisting dan sangat selektif dalam penyaluran kredit," pungkasnya dilansir pada Senin, 3 Mei 2021. 

Ia menambahkan, sejak September 2020 lalu Bank KB Bukopin sudah melakukan transformasi untuk membantu recovery dan improvement dari berbagai aspek di Bank KB Bukopin. Transformasi yang dilakukan di antaranya perluasan bisnis dan transformasi digital untuk jangka panjang.

"Transformasi total ini terus berlanjut dengan dilakukan bersama manajemen dan karyawan KB Bukopin, dan kami terus melakukan inovasi untuk percepatan perbaikan kinerja. Dengan semangat ini, kami percaya kami bisa menjadi Bintang Finansial Indonesia," sambungnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini