Mas Anies, Anda Harus Dengar Ini, Ridwan Kamil Didoakan Jadi Presiden, Jangan Iri Ya...

Mas Anies, Anda Harus Dengar Ini, Ridwan Kamil Didoakan Jadi Presiden, Jangan Iri Ya... Kredit Foto: Antara/Raisan Al Farisi

Meski begitu, meski mengaku opsi dirinya mencalonkan kembali menjadi Gubernur Jabar periode berikutnya lebih realistis, namun dirinya tetap masih menimbang dan memperhitungkan untuk mencalonkan diri di Pilpres 2024.Baca Juga: Dikudeta Moeldoko, Eh Elektabilitas AHY Malah Melesat Dekati Prabowo, Ganjar dan Ridwan Kamil

Baca Juga: Deklarasi Anies-Erick untuk 2024, Habis Dikatain: Manuver Murahan!

"Tapi urusan 2024 kita lihat menjelang-menjelang karena seringkali kalau sekarang, dibandingkan dengan (kandidat) lain-lain. Kalau (kandidat) lain-lainnya bergabung, kan ngitungnya jadi beda lagi. Makanya, masih agak jauh kalau menghitung 2024," jelas Kang Emil.

Saat mendengar harapan dan doa dari masyarakat yang menginginkan dirinya menjadi Presiden, kang Emil menegaskan, dirinya hanya bisa mengamini.

"Tapi kalau ada doa-doa seperti itu, masa tidak diaminkan ya. Saya ucapkan terima kasih dan amin," katanya.

Dalam kesempatan itu, Kang Emil juga mengungkapkan pujiannya untuk keindahan alam NTT yang dulunya berjuluk Sunda Kecil. Kang Emil mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki di Kupang, meski sudah pernah mengunjungi sejumlah tempat di NTT.  

Sementara itu, dalam tiga bulan terakhir, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo semakin unggul dalam bursa calon presiden (Capres) 2024. Elektabilitas Ganjar terus meningkat, sementera itu Prabowo Subianto dan Ridwan Kamil kembali mengejar.

Jika ditotal, ketiga figur tersebut menguasai lebih dari separuh dukungan publik. Jauh di bawahnya ada nama-nama seperti Sandiaga Uno, Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Erick Thohir.

"Ganjar makin unggul sebagai capres terkuat, tetapi Prabowo dan RK mengejar di belakang dengan dukungan signifikan," demikian ungkap Direktur Eksekutif NEW INDONESIA Research & Consulting Andreas Nuryono dalam siaran pers di Jakarta, pada Sabtu (1/5).\

Elektabilitas Ganjar mencapai 20,3 persen, atau naik dari 18,4 persen pada survei bulan Februari 2021. Jika ditarik sejak bulan Juni tahun lalu, elektabilitas Ganjar terus menanjak hingga menyalip Prabowo yang sebelumnya unggul.

Prabowo kokoh pada urutan kedua dengan elektabilitas 17,8 persen, naik dari survei bulan Februari 2021 sebesar 15,6 persen. Pada bulan Juni tahun lalu, Prabowo masih unggul sebelum kemudian merosot, tetapi kini bergerak naik kembali.

Pada urutan ketiga adalah RK dengan elektabilitas 15,5 persen, naik dari survei bulan Februari 2021 sebesar 13,1 persen. Seperti halnya Ganjar, elektabilitas RK terus naik sejak survei bulan Juni tahun lalu.

"Ganjar, Prabowo, dan RK menjadi tiga tokoh paling kuat untuk dimajukan sebagai capres, jauh meninggalkan tokoh-tokoh yang lain. Jika ada dua atau tiga pasang calon, ketiga tokoh itu diperkirakan akan dicalonkan," lanjut Andreas.

Pada posisi papan tengah ada Sandiaga Uno (5,7 persen), Anies Baswedan (5,5 persen), AHY (4,3 persen), Erick Thohir (4,1 persen), dan Tri Rismaharini (3,8 persen). Menurut Andreas, di antara nama-nama tersebut berpeluang menjadi calon wakil presiden.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini