Indef Proyeksi Ekonomi Kuartal I Masih Negatif

Indef Proyeksi Ekonomi Kuartal I Masih Negatif Kredit Foto: Antara/Adeng Bustomi

Institute for Development od Economics and Finance (Indef) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2021 belum akan kembali ke zona positif, atau dalam kata lain masih akan tumbuh negatif.

Wakil Direktur Indef, Eko Listiyanto, mengungkapkan bahwa prediksi pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2021 akan di kisaran minus 1%.

Baca Juga: Yah, Ternyata Kebijakan Fiskal 2022 Belum Mendukung Pemulihan untuk Ekonomi Hijau

"Pemerintah perlu upaya ekstra, baik itu dari sisi konsumsi, investasi, dan vaksinasi untuk mengejar di tiga triwulan berikutnya. Hal ini disertai dengan catatan bahwa pada kuartal kedua 2021 fokus kebijakan juga masih berkaitan dengan pengendalian jumlah kasus, yakni PPKM Mikro dan sebagainya," kata Eko dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (3/5/2021).

Eko menilai, untuk mendapatkan pertumbuhan ekonomi di atas 5% pada kuartal kedua dan dua kuartal berikutnya, tidak cukup mengandalkan dorongan belanja fiskal. Ia menilai, perlu ada upaya mengalirkan likuiditas kredit ke perekonomian secara memadai.

"Di sisi lain, dunia usaha belum banyak melakukan ekspansi selama pandemi belum teratasi," tegasnya.

Namun demikian, kata dia, untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 2021, kuncinya ada  di penanganan pandemi. Hal ini juga terlihat dari negara-negara yang mulai mengalami aksekerasi pasca puncak pandemi.

"Oleh karena itu, optimisme ekonomi yang mulai bersemi saat ini harus diikuti dengan kewaspadaan menjaga protokol kesehatan setidaknya hingga tingkat kekebalan kelompok (herd immunity) dapat dicapai," pungkasnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini