Penyerahan Pangkalan Militer Afghanistan oleh Amerika Resmi Dilakukan

Penyerahan Pangkalan Militer Afghanistan oleh Amerika Resmi Dilakukan Kredit Foto: The Washington Post/Dan Lamothe

Militer Amerika Serikat di Afghanistan secara resmi menyerahkan Pangkalan Leatherneck di Provinsi Helmand kepada pasukan Afghanistan pada Minggu (2/5/2021), sebagai bagian dari rencana keluarnya pasukan AS dari negara itu.

Kementerian Pertahanan Afghanistan merilis gambar pergantian penjaga selama upacara yang dihadiri oleh komandan utama dari kedua pihak di provinsi yang dilanda pemberontakan. Menurut kementerian, fasilitas ini akan berfungsi sebagai benteng pertahanan bagi pasukan elite tentara Afghanistan.

Baca Juga: Rezim Biden Mulai Tarik Seluruh Pasukan Amerika dari Afghanistan

Pasukan AS dan Inggris mengosongkan sejumlah pangkalan di selatan negara itu setelah berakhirnya misi tempur pada 2014, ketika misi Dukungan Tegas yang dipimpin NATO dimulai dan pasukan Afghanistan mengambil alih keamanan nasional. Namun, pasukan AS kembali ke Helmand untuk mendorong serangan Taliban yang meningkat pada 2018.

Pengerahan pasukan asing dimulai di Afghanistan pada 7 Oktober 2001, ketika AS, bersama dengan Inggris, meluncurkan Operasi Kebebasan Abadi. Mereka bergabung dengan 43 sekutu dan mitra NATO setelah PBB mengesahkan Pasukan Bantuan Keamanan Internasional pada 20 Desember 2001.

Sekitar 9.592 tentara AS dan 35 negara sekutu yang ditempatkan di Afghanistan dijadwalkan untuk meninggalkan negara yang dilanda perang itu. AS memimpin dengan 2.500 tentara, diikuti oleh Jerman dengan 1.300, Italia dengan 895, Georgia dengan 860, Inggris dengan 750, Rumania dengan 619, dan Turki dengan 600.

Washington memimpin Komando Kereta, Nasihat, Bantuan regional di selatan dan Afghanistan, sementara Turki menjalankan peran ini di Ibu Kota Kabul, Italia di Herat barat, dan Jerman di Provinsi Balkh.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini