Oups! Omzet dan Cuan Perusahaan Milik Luhut Pandjaitan Amblas Signifikan

Oups! Omzet dan Cuan Perusahaan Milik Luhut Pandjaitan Amblas Signifikan Kredit Foto: Instagram/Luhut Binsar Pandjaitan

Kinerja keuangan perusahaan tambang milik Luhut Pandjaitan, PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), tertekan sepanjang tahun 2020. Manajemen TOBA melaporkan laba bersih terkoreksi 7,49% dari US$26,55 juta pada Desember 2019 menjadi US$24,56 juta pada Desember 2020. 

Merujuk ke laporan keuangan perusahaan, penurunan laba bersih itu sejalan dengan pendapatan TOBA yang anjlok signifikan pada periode tersebut. Sampai dengan akhir 2020, TOBA mengantongi pendapatan sebesar US$331,93 juta atau 36,84% dari pendapatan pada akhir 2019 lalu yang mencapai US$525,52 juta.  Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, 4 Mei 2021: Nano-Nano Rasanya!

Penjualan batu bara menjadi kontributor terbesar bagi pendapatan TOBA, di mana angkanya menurun dari US$308,47 juta pada 2019 menjadi US$195,65 juta pada 2020. Pendapatan dari penjualan produk sawit juga mengalami koreksi secara tahunan, yakni dari US$6,59 juta menjadi US$4,53 juta. Sementara itu, pendapatan konstruksi mengalami lonjakan dari US$210,45 juta pada 2019 menjadi US$131,76 juta pada 2020. Baca Juga: Alhamdulillah! Harga Emas Hari Ini Melonjak Parah, Logam Mulia Antam Cerah!

Meskipun pendapatan turun signifikan, laba bersih TOBA hanya terkoreksi tipis karena perusahaan berhasil membalikkan posisi selisih kurs dari awalnya merugi US$926,53 ribu pada akhir 2019 menjadi untung US$171,48 ribu pada akhir 2020. Pada saat yang sama, pajak penghasilan yang tahun 2019 negatif US$566,58 ribu pun berbalik menjadi positif US$872,93 ribu pada tahun 2020. 

Sampai dengan Desember 2020, TOBA membukukan aset sebesar US$771,87 juta. Angka tersebut lebih tinggi daripada aset TOBA pada Desember 2019 lalu yang hanya US$634,64 juta.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini