Omzet dan Cuan Perusahaan Tambang Kesayangannya Lo Kheng Hong: Senasib Sepenanggungan!

Omzet dan Cuan Perusahaan Tambang Kesayangannya Lo Kheng Hong: Senasib Sepenanggungan! Kredit Foto: Twitter/PMBS_ID

PT Petrosea Tbk (PTRO) membukukan penurunan pendapatan dan laba bersih pada awal tahun ini. Hingga akhir Maret 2021, laba bersih Petrosea mencapai US$3,83 juta atau 9,03% lebih rendah dari laba bersih Maret 2020 lalu yang mencapai US$4,21 juta. 

Merujuk ke laporan keuangan perusahaan, pendapatan emiten pertambangan milik investor kawakan Lo Kheng Hong ini bahkan anjlok lebih dalam. Secara tahunan, pendapatan Petrosea turun 12,05% dari US$103,57 juta pada akhir Maret 2020 menjadi US$91,09 juta pada akhir Maret 2021. Baca Juga: Oups! Omzet dan Cuan Perusahaan Milik Luhut Pandjaitan Amblas Signifikan

Sektor penambangan berkontribusi paling besar terhadap pendapatan Petrosea, yakni tumbuh dari US$60,24 juta pada awal tahun 2019 menjadi US$63,99 juta pada awal tahun 2020. Namun, pendapatan jasa mengalami koreksi dari US$18,99 juta menjadi US$13,65 juta. Begitu pun dengan pendapatan konstruksi dan rekayasa yang menurun dari Rp23,25 juta menjadi US$12,85 juta. Pendapatan lain-lain mengalami koreksi dari US$1,09 juta menjadi US$616 ribu. Baca Juga: Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, 4 Mei 2021: Nano-Nano Rasanya!

Ketika pendapatan menipis, Petrosea mencatat penurunan beban administrasi dari awalnya US$7,75 juta menjadi US$7,73 juta. Kemudian, beban bunga dan keuangan mampu ditekan dari US$2,95 juta menjadi US$1,44 juta. 

Bahkan, kerugian lain-lain mengalami penurunan signifikan, yakni dari US$5,69 juta pada awal 2020 menjadi US$211 ribu pada awal tahun 2021. Beban pajak final pun demikian, turun dari US$1,04 juta menjadi US$422 ribu. Aset Petrosea terpangkas dari US$529,69 juta pada Maret 2020 menjadi US$514,61 pada Maret 2021.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini