Apa Itu Leading Indicator?

Apa Itu Leading Indicator? Kredit Foto: Freepik

Sebagaimana dilansir dari Investopedia di Jakarta, Rabu (5/5/21) banyak investor akan memperhatikan leading indicator yang sama dengan ekonom, namun cenderung fokus pada indikator yang terkait langsung dengan pasar saham.

Salah satu contoh indikator utama minat investor adalah jumlah klaim pengangguran. Departemen Tenaga Kerja AS memberikan laporan mingguan tentang jumlah klaim pengangguran sebagai indikator kesehatan ekonomi. Kenaikan klaim pengangguran menunjukkan ekonomi yang melemah, yang kemungkinan akan berdampak negatif pada pasar saham. Jika klaim pengangguran turun, ini mungkin menunjukkan bahwa perusahaan tumbuh, yang merupakan indikasi bagus untuk pasar saham.

Leading indicator memang tidak selalu akurat. Namun, melihat hubungan leading indicator dengan jenis data lain dapat membantu memberikan informasi tentang kesehatan suatu perekonomian di masa depan.

Leading indicator sering kali menghadapi trade-off antara akurasi, presisi, dan waktu tunggu dalam memprediksi peristiwa di masa depan. Meskipun indikator utama yang ideal akan memprediksi perubahan tren ekonomi atau kinerja bisnis secara akurat, dalam kisaran perkiraan yang sempit dan dalam jangka waktu yang lama, dalam praktiknya, semua indikator utama menunjukkan kinerja variabel di sepanjang dimensi ini.

Di sisi lain, leading indicator mungkin memberikan informasi yang sangat akurat dan tepat mengenai titik balik atau tren di pasar atau perekonomian, tetapi hanya dalam beberapa bulan atau kuartal. Indikator seperti itu akan memberikan masukan terperinci untuk memperkirakan tren yang memengaruhi bisnis atau investasi.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Tampilkan Semua
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini