Keluhan Pedagang Tanah Abang Jelang Lebaran: Setelah Video Viral Jualan Jadi Turun

Keluhan Pedagang Tanah Abang Jelang Lebaran: Setelah Video Viral Jualan Jadi Turun Kredit Foto: Antara/M Risyal Hidayat

Sejumlah pedagang yang berjualan di trotoar Pasar Tanah Abang mengeluh omzetnya mengalami penurunan setelah pemerintah Provinsi DKI Jakarta membatasi jumlah pengunjung.

Didit salah seorang penjual busana muslim di Pasar Tanah Abang mengaku penjualannya meningkat sebelum peristiwa membeludaknya pengunjung yang lantas viral di media sosial.

"Sebelum viral kemarin dagangan saya cukup banyak terjual, kebanyakan warga yang datang mencari pakaian," kata Didit di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu.

Akan tetapi, Didit mengaku penjualannya turun karena jumlah warga yang datang ke Pasar Tanah Abang dibatasi oleh pemerintah daerah untuk meminimalkan penularan COVID-19.

"Setelah viral penjualan saya menurun, warga sedikit yang datang ke Pasar Tanah Abang," ujarnya.

Hal Senada juga diungkapkan Rizki pemilik toko kemeja koko yang mengaku kemarin penjualan sempat meningkat dari tahun sebelumnya.

Akan tetapi, karena adanya pengetatan akibat kerumunan di Pasar Tanah Abang penjualannya pun menurun.

"Omzet lumayan laris tahun ini, karena warga beli pakaian jelang lebaran. Tapi kemarin sempat viral Sabtu dan Minggu jadi agak turun," ujar Rizki.

Pasar Tanah Abang diketahui banyak menyediakan pakaian muslim seperti Kemeja Koko, Mukena, Pasmina, celana wanita muslim, baju panjang wanita, dan lain-lain. Untuk harga, yang ditawarkan mulai dari Rp60.000 sampai Rp150.000 dan ada pula yang menjual Rp120 ribu/tiga buah.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini