Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan, Kebutuhan Cairan Tubuh Harus Tetap Terjaga

Menjalankan Ibadah Puasa Ramadan, Kebutuhan Cairan Tubuh Harus Tetap Terjaga Kredit Foto: Steve Johnson

Umat Muslim di seluruh dunia tengah menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan. Ibadah puasa pada bulan Ramadan mewajibkan umat Muslim untuk tidak makan atau minum kurang lebih selama 12 jam, selama sebulan penuh. 

Fase awal saat menjalankan ibadah puasa seringkali dimulai dengan penuh energi dan optimisme. Namun, tak jarang juga terjadi banyak perubahan metabolisme pada tubuh yang menyebabkan kita tidak semangat saat menjalankan rutinitas atau merasa lemas saat beraktivitas.

Tantangan paling berat saat menjalankan ibadah puasa sambil beraktivitas adalah menahan rasa haus dan lapar. Terlebih, jika cuaca sedang terik dan berpotensi membuat kita lebih cepat merasa haus. Hal ini disebabkan karena tubuh mengalami dehidrasi ringan hingga sedang selama berpuasa, sehingga reaksi spontan tubuh adalah mengirimkan sinyal mulai dari rasa haus hingga lapar.

Baca Juga: Meski Jernih, Masyarakat Harus Perhatikan Kualitas & Kebersihan Air Minum yang Layak Konsumsi

Salah satu cara paling efektif untuk menghindari dehidrasi saat berpuasa adalah memastikan kebutuhan cairan dan mineral tetap terpenuhi mulai dari berbuka puasa hingga sahur. Tubuh manusia rata-rata memerlukan minimal 2 liter cairan per hari atau setara dengan 8 gelas. Kebutuhan cairan dan mineral tubuh dapat kita penuhi pada waktu berbuka hingga menjelang sahur secara bertahap, sehingga mengurangi risiko terserang dehidrasi saat beraktivitas di kala puasa.

Oleh sebab itu, kita perlu memastikan bahwa kebutuhan cairan dan mineral kita tetap terpenuhi meskipun sedang menjalankan ibadah puasa. Di samping itu, sangat penting bagi kita untuk memastikan kualitas air mineral yang kita konsumsi setiap hari, karena tidak semua air mineral dalam kemasan mengandung mineral alami yang bermanfaat untuk tubuh. Salah satu air mineral dalam kemasan yang mengandung mineral alami adalah Le Minerale.

Le Minerale diambil dari sumber mata air pegunungan terpilih yang kaya dengan kandungan mineral alami, selain itu dikemas menggunakan teknologi mineral protection system yang ditandai dengan botolnya yang keras sebelum dibuka sehingga kandungan mineral alaminya tetap terjaga hingga sampai ke tangan Anda.

Selain kemasan botol, kini juga telah hadir Galon Le Minerale yang memiliki inovasi galon selalu baru sehingga lebih aman dan terjamin kebersihan serta kehigienisan airnya. Dikemas dengan tutup ulir yang rapat dan kedap udara, membuat Galon Le Minerale anti rembes serta lebih higienis karena bebas dari kontaminasi virus dan bakteri dari udara luar, sehingga air mineralnya aman untuk dikonsumsi seluruh keluarga, terutama anak-anak.

Galon Le Minerale juga dilengkapi dengan handgrip yang membuatnya sangat praktis untuk dibawa dan cocok untuk dipasang ke dispenser apapun.

Saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, sangat penting bagi kita untuk selalu memastikan kebutuhan cairan dan mineral tubuh tercukupi agar tidak terserang dehidrasi. Di samping itu, memerhatikan kualitas air mineral yang kita konsumsi juga sangat penting, karena kandungan mineral alami sangat bermanfaat untuk tubuh kita agar tetap dapat beraktivitas secara optimal dan produktif selama berpuasa.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini