BRI Insurance Sabet Penghargaan The Most Supportive and Reliable Company in Microinsurance

BRI Insurance Sabet Penghargaan  The Most Supportive and Reliable Company in Microinsurance Kredit Foto: Youtube Warta Ekonomi

BRI Insurance (BRINS) meraih special award dalam ajang Infobank SMEs Finance Awards 2021. Perusahaan asuransi umum yang dinahkodai Fankar Umran sebagai CEO ini dinobatkan sebagai The Most Supportive and Reliable Company in Microinsurance.

Penghargaan diberikan oleh Majalah Infobank bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanegara (Untar) dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) pada ajang “UMKM Millenial Summit 2021” di Ayana Midplaza, Jakarta, Kamis, 6 Mei 2021.

Baca Juga: Naik 13,13%, BRI Insurance Cetak Laba Bersih Rp204 M di 2020

Fankar mengatakan, asuransi umum, khususnya asuransi mikro memainkan peran sebagai salah satu pilar penting dalam ekosistem pembiayaan UMKM. Porsi terbesar asuransi mikro pun ada di segmen UMKM. Maka itu, ia menegaskan pentingnya melakukan proteksi pelaku UMKM demi terciptanya ekosistem UMKM yang tangguh dan berkelanjutan.

"Kita bicara perlindungan risiko, dari yang semula pelaku UMKM tanggung sendiri, ditransfer ke perusahaan asuransi. Di situ kita bisa membantu recovery secara cepat bila terjadi risiko, sehingga level kesejahteraan mereka tidak turun," terangnya.

Para pelaku UMKM juga didorong untuk lebih menyadari pentingnya berasuransi. Selama ini, masyarakat atau pelaku UMKM kebanyakan membeli asuransi karena dibundling dengan pembiayaan. Misalnya mereka mengambil kredit di lembaga pembiayaan atau bank, kemudian diwajibkan membeli asuransi. Masih sedikit masyarakat yang sadar asuransi dan berinisiatif membeli asuransi.

Ini tidak lepas dari masih rendahnya tingkat literasi masyarakat terkait asuransi. Indeks literasi keuangan di Indonesia baru 38,03%. Sedangkan indeks literasi asuransi baru 19,4%. Itupun sebagian besar merupakan asuransi jiwa, bukan asuransi umum, apalagi asuransi mikro.

"Dari sisi pelaku industri pun harus lebih banyak mengakomodir produk yang sesuai kebutuhan segmen mikro. Dan diperlukan sinergi dari seluruh stakeholder dan ekosistem asuransi untuk dapat membangun infrastruktur asuransi terhadap nasabah mikro dan UMKM demi ketahanan ekonomi nasional," pungkas Fankar.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini