2021, Lion Parcel Targetkan Kenaikan Transaksi Hingga 100%

2021, Lion Parcel Targetkan Kenaikan Transaksi Hingga 100% Kredit Foto: Rahmat Saepulloh

Perusahaan jasa ekspedisi Lion Parcel (PT. Lion Express) mencatatkan pertumbuhan transaksi yang cukup signifikan selama kuartal I 2021 dibandingkan dengan kuartal I pada tahun sebelumnya.

Chief Marketing Officer (CMO) Lion Parcel, Kenny Kwanto mengatakan pertumbuhan transaksi di kuartal I 2021 hingga naik 30% dibandingkan kuartal I 2020. Selain itu, menargetkan kenaikan transaksi 100% hingga akhir tahun 2021. Baca Juga: Ramadan Tahun 2021, Lion Parcel Tambah Infrastruktur

Transaksi tersebut relatif baik di tengah-tengah melemahnya pertumbuhan ekonomi nasional selama masa pandemi COVID-19.

"Di tengah melemahnya perekonomian nasional, kami berhasil mencatatkan kenaikan transaksi sekitar 30 persen di kuartal I 2021. Pertumbuhan ini meningkat jika dibandingkan dengan kuartal I 2020 kemarin," kata Kenny Kwanto dalam keterangan resminya, Kamis (6/4/2021)

Kenny menyebutkan kenaikan angka ini utamanya didukung oleh transaksi dari para mitra agen Lion Parcel. Hal tersebut dibuktikan oleh inovasi produk-produk Lion Parcel yang selalu mengedepankan kebutuhan masyarakat. Baca Juga: Bahan Pangan dan Alat Kesehatan Dominasi Transaksi e-Commerce

Seperti program SIKAT (Setengah Kilo Hemat) dan BIGPACK pengiriman khusus diatas 10 kilogram yang keduanya diluncurkan pada awal Ramadan dan dibuat atas dasar kebutuhan masyarakat. 

Selain itu, transaksi dari aplikasi Lion Parcel yang terus mengalami peningkatan juga ikut memberikan peran terhadap kenaikan pada kuartal I ini. Hingga kuartal satu tahun 2021 transaksi Lion Parcel melalui aplikasi meningkat hingga 155 persen dibandingkan dari tahun sebelumnya.

Lion Parcel, akan terus berfokus dan mengembangkan aplikasi untuk memberikan kemudahan dan memenuhi kebutuhan para pelanggan. 

"Seperti adanya fitur free pick up, kurir kami akan tetap memprioritaskan menjemput walaupun hanya kirim satu paket. Sehingga pelanggan dapat memastikan paket yang dikirimkan akan sampai ke rumahnya masing-masing," ungkapnya.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini