Bukan di Abad 20, Indonesia Justru Kuasai Sawit Dunia sebelum Merdeka

Bukan di Abad 20, Indonesia Justru Kuasai Sawit Dunia sebelum Merdeka Kredit Foto: Antara/Muhammad Bagus Khoirunas

Popularitas Indonesia sebagai raja minyak sawit dunia tersohor sejak tahun 2006. Namun, jauh sebelum itu, Indonesia sudah mampu mengekspor minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) sekitar 576 ton pada tahun 1919.

Volume ekspor tersebut berasal dari hasil panen kebun kelapa sawit milik perusahaan Belgia dan Jerman di kawasan Pulau Raja, Asahan dan Tanah Itam Ulu, Sumatera Utara serta Sungai Liput, Aceh.

Baca Juga: Manfaat Inklusif Kelapa Sawit di Tanah Papua

"Waktu itu baru satu Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Sungai Liput. PKS itu dibangun pada 1918. Empat tahun kemudian berdiri lagi PKS di Tanah Itam Ulu, Kabupaten Batubara, Sumut, sekarang," ungkap Direktur Eksekutif PASPI Monitor, Dr. Tungkot Sipayung seperti dikutip dari elaeis.co.

Lebih lanjut diceritakan Tungkot, munculnya Indonesia menjadi raja minyak sawit dunia tidak terlepas dari keberhasilan Belgia dan Jerman dalam mengusahakan kelapa sawit di Indonesia. Atas keberhasilan Belgia dan Jerman tersebut, satu-persatu perusahaan asing turut membudidayakan kelapa sawit, termasuk Belanda dan Inggris.

Alhasil, pada tahun 1920, sudah terdapat 34 perusahaan yang mengusahakan kelapa sawit di Indonesia. Pada tahun 1937, luas kebun kelapa sawit di Indonesia sudah mencapai 200 ribu hektare.

"Di tahun itu Indonesia sudah menguasai 40 persen pasar dunia; Malaysia 30 persen; Nigeria 13,7 persen; Kongo 8,6 persen; dan negara lainnya 7,13 persen," urai Tungkot.

Dari kondisi ini, sudah diketahui pasti bahwa semua pekebun sawit pertama di Indonesia merupakan perusahaan asal Eropa. Lalu pertanyaannya, mengapa sekarang orang-orang di Eropa justru membenci kelapa sawit?

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini