BUMN MIND ID dan Inalum Operating Akan Melantai di Bursa, Simak Bocorannya

BUMN MIND ID dan Inalum Operating Akan Melantai di Bursa, Simak Bocorannya Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID (Mining Industry Indonesia) dan anak usahanya, PT Inalum Operating (Persero), akan segera melakukan initial public offering (IPO).

Direktur Utama MIND ID, Orias Petrus Moedak, menjelaskan bocoran tahapan yang akan dilakukan perseroan dalam pelaksanaan IPO. Nantinya, yang akan lebih dulu IPO adalah Inalum Operating. Sebelum IPO, Inalum Operating harus dipisahkan dulu dari MIND ID.

Baca Juga: Unicorn E-Commerce Ini Raup Dana Segar Lagi, Sekalian Bidik IPO dalam Negeri!

"Disampaikan target untuk kami (MIND ID) IPO kan terakhir. Jadi, setelah Inalum Operating. Sekarang ini lagi proses untuk pemisahan dari MIND ID dan Inalum Operating," kata Orias dalam konferensi pers, Jumat (7/5/2021).

Sebelumnya, MIND ID dan Inalum Operating memang masuk dalam daftar BUMN yang akan IPO hingga tahun 2023. Orias menjelaskan, Inalum Operating memang harus berdiri sendiri sebelum melantai di bursa. Setelahnya, rencana pengembangan perusahaan bakal ditetapkan.

"Jadi, Inalum Operating akan berdiri sendiri, kemudian MIND ID akan berdiri sendiri. Dari situ, kita akan melihat rencana pengembangan ke depan," katanya.

Untuk MIND ID, Orias menuturkan pihaknya harus menyiapkan beberapa proyek baru yang menarik bagi pasar sebelum perseroan melantai di bursa.

"Kita akan go public dengan story yang seperti apa? Kalau menarik ya ke pasar, kalau tidak menarik ya nggak apa-apa. Kita kan tetap perusahaan yang memiliki rencana-rencana besar yang kita lakukan dengan kemampuan yang ada. Artinya, dari proyek-proyek yang kita sampaikan, dalam 2-3 tahun akan mulai menghasilkan, dan akan berkontribusi ke holding company," tuturnya.

Saat ini, proyek-proyek strategis yang sedang dijalankan MIND ID meliputi Indonesia Battery Corporation (IBC), gasifikasi batu bara, smelter grade alumina refinery, PLTU Pabrik Feronikel Haltim, serta proyek pembangunan smelter tembaga.

"Waktu kita mau IPO mesti ada proyek-proyek baru lagi, nggak bisa kita dengan proyek yang sudah ada," tuturnya.

Setelah anak usaha terpisah, IPO Inalum Operating ditargetkan dilakukan tahun 2022. Setelahnya, barulah MIND ID IPO.

"Kalau eksekusi, nanti kita kalau sudah bahas Inalum Operating ini, kita belum pisah ya. Kita pisah dulu tahun ini, tahun depan operating, tahun berikutnya baru MIND ID," tutur Orias.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini