Dia Sosok Habib yang Sangat Dirindukan, AHY: Rindu Sekali, Kami Punya Hubungan Emosional

Dia Sosok Habib yang Sangat Dirindukan, AHY: Rindu Sekali, Kami Punya Hubungan Emosional Kredit Foto: Antara/Ahmad Subaidi

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menemui Habib Ali Kwitang di Senen, Jakarta Pusat. AHY menyampaikan kunjungan tersebut sebagai pelepas rindu kepada Habib Ali yang sudah lama tidak bertemu sebagai bentuk silaturahmi.

AHY mengatakan, Habib Ali memiliki hubungan emosional dengan dirinya. Bahkan, hampir semua generasi terdahulu keluarga AHY sudah dekat dengan keluarga Habib Ali Kwitang. Baca Juga: Anies Dekat dengan Nasdem, AHY dekat dengan PKS, 'Itu Cukup untuk 2024'

"Alhamdulilah, sudah rindu sekali. Kami sebetulnya memiliki hubungan emosional yang cukup lama. Bukan hanya kami berdua, tapi sudah turun-temurun dari eyang kami, kakek, orang tua, dan sekarang kami berdua," kata AHY di Masjid Al-Awwabin, Jakarta Pusat, Jumat 7 Mei 2021. Baca Juga: Gerindra Ngotot Kirim Prabowo di 2024, Anak Buah AHY Cuma Ngecengin Doang: Bisa Rekor Nih..

Menurut AHY, silaturahmi ini sudah dirindukan sejak lama. Hal ini dinilai penting untuk terus menjalin hubungan dari waktu ke waktu. Kata dia, silaturahmi diperlukan untuk berdiskusi tentang hal-hal isu terkait umat Islam, masyarakat, dan untuk bangsa. 

"Dan bagus sekali di bulan suci Ramadan ini, kalau kita lakukan hal-hal demikian. Tadi juga kita berziarah, mengirimkan doa dan mudah-mudahan kita semua harus terus berjuang, terus memberi kekuatan, dan bisa menghadirkan inspirasi dari para leluhur kita, guru-guru kita, dari para habib, alim ulama," jelasnya.

Pun, AHY menambahkan, silaturahmi ini juga sejalan dengan semangat Partai Demokrat. "Kita terus bisa menjalin silaturahim yang pada akhirnya bisa melahirkan gagasan dan solusi untuk negeri ini," lanjut AHY.

AHY mengatakan, ia akan terus bersilaturahmi dengan para tokoh lainnya. Silaturahmi ini baik dengan tokoh-tokoh politik maupun tokoh-tokoh agama. Sebab, menurut dia, silaturahmi merupakan sesuatu yang baik dan juga perintah Allah.

"Bagi saya seorang politisi, penting untuk terus melakukan silaturahim bukan hanya tokoh politik, tapi juga tokoh agama. Tidak hanya di tingkat pusat, tapi juga tingkat daerah," ujar putra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini