Dari Rusia sampai Bangladesh, Negara-negara Ini Kecam Tindakan Brutal Israel di Yerusalem

Dari Rusia sampai Bangladesh, Negara-negara Ini Kecam Tindakan Brutal Israel di Yerusalem Kredit Foto: AP Photo/Maya Alleruzzo

Sementara itu, kecaman juga datang dari rezim Recep Tayyip Erdogan Turki. Presiden Turki pada Sabtu (8/5/2021) malam mengecam kekerasan Israel baru-baru ini terhadap rakyat Palestina.

Erdogan juga mengatakan "Israel negara teror yang kejam" secara brutal dan tak bermoral menyerang para Muslim di Yerusalem. Dia kemudian meminta Israel untuk segera mengakhiri serangan keji terhadap Masjid al-Aqsa dan para Muslim di Yerusalem.

Di sisi lain, Bangladesh juga tegas memposisikan dirinya terhadap tindakan keji Israel terhadap warga Palestina. Diplomat tertinggi Bangladesh menyatakan keprihatinannya atas serangan terhadap jamaah Muslim di Masjid Al-Aqsa oleh polisi Israel di Yerusalem dan mengutuk pelanggaran tersebut selama bulan suci Ramadhan.

Menteri Luar Negeri Bangladesh AK Abdul Momen mengatakan dia menginginkan lingkungan yang damai bagi jamaah di tempat keramat itu.

“Kekerasan yang terjadi di Masjid Al Aqsa pada hari Jumat adalah masalah kesedihan yang luar biasa. Kami mengutuk jenis kekerasan ini, ” kata dia kepada Anadolu Agency.

Tindakan represif itu dimulai ketika pasukan Israel menyerang Masjid al-Aqsa, Gerbang Damaskus di Kota Tua, dan distrik Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur pada Jumat (7/5/2021) malam. Sebanyak 205 warga Palestina mengalami luka-luka dalam serangan itu. Pasukan Israel menyerang umat Muslim yang sedang melaksanakan ibadah shalat tarawih di Masjid al-Aqsa. 

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini