Kaget! Elon Musk Ungkap Punya Sindrom Asperger, Apa Itu?

Kaget! Elon Musk Ungkap Punya Sindrom Asperger, Apa Itu? Kredit Foto: Instagram/elonrmuskk

"Kepada siapa pun yang tersinggung, saya hanya ingin mengatakan bahwa saya menemukan kembali mobil listrik, dan saya mengirim orang ke Mars dengan kapal roket. Apakah menurut Anda saya juga akan menjadi orang yang dingin dan normal?"

Miliarder itu juga bercanda tentang nama putranya yang tidak biasa, X Æ A-12 Musk, tahun lalu. "Ini diucapkan kucing berlari melintasi keyboard," kata Musk.

Sebelum dimasukkan ke dalam buku pedoman psikiater dunia Diagnostic and Statistical Manual 5 atau DSM-5 pada 2013, sindrom Asperger masih dianggap kondisi yang terpisah dari autisme atau gangguan kesehatan mental.

Namun, sindrom Asperger kini masuk dalam Autism Spectrum Disorder (ASD) atau spektrum autisme, di mana menjadikannya salah satu gangguan mental. Itu berarti, apapun perilaku yang mencerminkan sindrom ini akan disebut juga sebagai autisme.

Terkadang, Asperger juga disebut sebagai 'High Functioning Autism' karena perilaku mereka tidak separah itu alias masih dapat dipahami layaknya orang pada umumnya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Tampilkan Semua
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini