Tolong! Muslim Palestina Ketar-ketir Jelang Pawai Zionis di Hari Jerusalem Day

Tolong! Muslim Palestina Ketar-ketir Jelang Pawai Zionis di Hari Jerusalem Day Kredit Foto: AP Photo/Mahmoud Illean

Warga Palestina telah bentrok dengan polisi Israel untuk malam ketiga di Yerusalem. Sekarang ada kekhawatiran akan lebih banyak kekerasan pada Senin (10/5/2021) karena Zionis Israel sedang bersiap untuk pawai nasional memperingati "Jerusalem Day".

Pawai Bendera Hari Yerusalem tahunan biasanya menampilkan kaum muda Zionis berjalan melewati daerah-daerah kaum Muslim di kota suci tersebut.

Baca Juga: Israel Tingkatkan Lagi Ketegangan Setelah Keluarnya Ucapan Netanyahu Ini

Jerusalem Day atau Hari Yerusalem adalah hari di mana Zionis Israel menduduki Yerusalem dalam Perang Enam Hari 1967.

Negara Yahudi itu telah menjadikan Yerusalem secara keseluruhan sebagai ibu kotanya. Sebaliknya, Palestina telah lama mendambakan Yerusalem Timur sebagai ibu kota masa depan negara mereka.

Pawai Bendera Hari Yerusalem dianggap oleh banyak orang Palestina sebagai provokasi yang disengaja.

Seorang mantan pejabat tinggi pertahanan Israel, Amos Gilad, menyerukan agar pawai tersebut dibatalkan atau dialihkan lokasinya.

"Tong mesiu terbakar dan dapat meledak kapan saja," katanya kepada Army Radio, memperingatkan potensi kerusuhan di Yerusalem jika pawai itu digelar.

Ketegangan meningkat di kota itu karena ancaman penggusuran paksa keluarga Palestina dari beberapa bagian distrik Syekh Jarrah di Yerusalem Timur.

Ratusan warga Palestina dan lebih dari 20 petugas polisi Israel terluka dalam bentrokan selama tiga hari terakhir. Data ini bersumber dari petugas medis dan polisi Israel.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini