Terungkap Alasan Eks Petinggi FPI Provokasi Warga Tetap Mudik: Benci dengan Pemerintah

Terungkap Alasan Eks Petinggi FPI Provokasi Warga Tetap Mudik: Benci dengan Pemerintah Kredit Foto: Viva

Eks Wakil Ketua FPI Aceh berinisial WHD ditangkap personel Polda Aceh terkait video provokasi ajakan untuk mudik, dan melawan petugas di pos penyekatan. Dari pemeriksaan awal, provokasi tersebut dilakukan karena tersangka tidak suka dengan pemerintah.

“Dia buat video itu karena tidak suka dengan pemerintah saja, karena tidak sepaham aliran dengan yang bersangkutan,” kata Direktur Reskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta, saat dikonfirmasi, Senin, 10 Mei 2021.

Kata Margiyanta, dugaan provokasi dilakukan tersangka melalui sebuah video. Video tersebut berisi rekaman tersangka sedang mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap mudik, dan mengajak warga untuk menerobos titik-titik penyekatan mudik yang ada.

Baca Juga: Ngajak Warga Lawan Penyekatan Mudik, Eks Petinggi FPI Kena Batunya, Jadi Tersangka!

“Setelah kami telusuri, ternyata pria bersorban tersebut adalah WHD dan langsung kami amankan dan lakukan penahanan,” kata Margiyanta.

WHD ditangkap di kediamannya di Desa Lampaya, Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit HP yang digunakan pelaku untuk merekam video bernada provokatif tersebut.

Ia bakal dijerat dengan Pasal 28 Ayat (2) Jo Pasal 45a Ayat (2) Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Dalam video yang beredar, WHD juga menyebut jika warga untuk tidak takut dengan penjagaan yang dilakukan oleh petugas. Ia menyarankan untuk melawan penyekatan agar bisa sampai ke kampung halaman.

“Terobos semua tempat-tempat penyekatan dan perbatasan, Indonesia milik kita,” kata WHD dalam video yang beredar di WAG.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini