Menperin Usul Kawasan Industri Halal Jadi KEK

Menperin Usul Kawasan Industri Halal Jadi KEK Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita akan mengajukan penetapan kawasan industri halal (KIH) menjadi kawasan ekonomi khusus (KEK) industri yang bergerak berbasis halal.

Upaya ini dilakukan agar Indonesia bisa menjadi pusat produksi berbagai produk halal dunia. “Hal ini ditempuh lewat beberapa instrument insentif dan kami mengusulkan KIH ditetapkan statusnya sebagai KEK industri berbasis halal,” kata Agus saat meninjau KIH Halal Modern Valley di kawasan industri Modern Cikande, Serang, Banten, Selasa (11/5/2021).

Baca Juga: Industri dan Pasar Pastikan Kebutuhan Daging Jelang Lebaran 2021 Aman

Agus mengatakan pemerintah juga menyiapkan sejumlah insentif antara lain bantuan pembiayaan bagi calon penyewa di kawasan industri tersebut. Selain itu, terdapat bantuan pembiayaan sertifikat halal bagi industri kecil dan menengah (IKM).

“Kami juga bekerja sama dengan Uni Emirat Arab (UEA) dan menyampaikan kepada mereka bahwa saat ini Indonesia telah memiliki 3 KIH sehingga perusahaan dari sana dapat segera berinvestasi,” Ujarnya.

Produk yang dihasilkan oleh KIH bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maupun menembus pasar ekspor. Produk halal saat ini makin dinikmati masyarakat dunia, bukan hanya oleh kaum Muslim. Kucuran investasi semakin diperlukan agar industri halal di Indonesia bisa menangkap peluang tersebut.

“Selain itu, KIH saat ini belum berkembang sesuai dengan yang diinginkan,” imbuhnya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini