Ma'ruf Amin Minta Dana Alokasi Khusus 2022 Fokus untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional

Ma'ruf Amin Minta Dana Alokasi Khusus 2022 Fokus untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional Kredit Foto: Instagram Maruf Amin

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta penggunaan dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2022 diarahkan untuk mendorong program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Oleh karena itu Wapres meminta Kementerian Keuangan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan Kementerian Dalam Negeri menyiapkan strategi penggunaan anggaran secara maksimal.

Baca Juga: Vaksinasi dan Digitalisasi, Dua Game Changer Pemulihan Ekonomi Indonesia

“Saya menilai perlunya sinergi antara Kementerian Keuangan, Bappenas, dan Kementerian Dalam Negeri dalam setiap proses pembahasan DAK. Dimulai dari tahapan penyusunan arah kebijakan, sampai dengan monitoring dan evaluasi DAK Fisik dan DAK Non Fisik,” ucap Wapres saat memimpin Rapat Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD) pada Selasa (11/5/2021) kemarin.

Wapres juga menyampaikan, bahwa ketiga kementerian dan lembaga pembina DAK harus dapat merencanakan langkah-langkah strategis yang dapat diambil ke depan, khususnya saat pandemi Covid-19 ini, dimana banyak ketidakpastian ditemui di lapangan.

"Hal ini dapat dilakukan salah satunya dengan mempelajari evaluasi pelaksanaan DAK di tahun-tahun sebelumnya," jelasnya.

Di sisi lain, Wapres juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam monitoring dan evaluasi sebab dapat mempermudah sinkronisasi data yang dimiliki oleh ketiga lembaga pembina DAK tersebut. Langkah itu dapat meminimalisir terjadinya ketidaksesuaian data.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini