Lah?? Dewas KPK Malah Belum Terima Laporan Soal 75 Pegawai Dinonaktifkan

Lah?? Dewas KPK Malah Belum Terima Laporan Soal 75 Pegawai Dinonaktifkan Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Harjono mengungkapkan, pihaknya belum menerima laporan terkait masalah Surat Keputusan (SK) penonaktifan 75 pegawai KPK yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) alih status Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Enggak ada sampai saat ini," kata Harjono saat dikonfirmasi awak media, Rabu, 12 Mei 2021.

Diketahui, tak hanya soal SK penonaktifan, Ketua KPK Firli Bahuri juga dinilai sewenang-wenang oleh sejumlah pihak terkait dengan tes wawasan kebangsaan (TWK). Firli dipandang membuat aturan yang melangkahi UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK dan PP Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengalihan Pegawai KPK.

Baca Juga: Mas Novel dan Konco-konconya Dinonaktifkan, Terus Masa Depan KPK Jadi Suram Gitu?

Sejumlah 75 pegawai yang tak lolos TWK, melalui SK Firli Bahuri diminta untuk menyerahkan tugasnya kepada atasan langsung. Padahal sebagian dari 75 orang tersebut merupakan penyelidik maupun penyidik yang sedang menangani kasus korupsi besar.

Plt Jubir KPK Ali Fikri menjelaskan, mengenai penyerahan tugas dan tanggung jawab oleh 75 pegawai kepada atasan langsung sampai dengan ada keputusan lebih lanjut, merupakan keputusan rapat 5 Mei 2021, yang digelar Pimpinan, Dewas serta pejabat struktural KPK.

"Ini sesuai dengan keputusan rapat pada 5 Mei 2021 yang dihadiri oleh Pimpinan, Dewan Pengawas dan Pejabat Struktural," kata Ali.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini