Setelah Kejadian Ini, Rakyat Palestina Terima Pesan Ancaman dari Intelijen Israel

Setelah Kejadian Ini, Rakyat Palestina Terima Pesan Ancaman dari Intelijen Israel Kredit Foto: Rawpixel

Amnesty International pada hari Senin mengecam kekerasan Israel dan pengusiran paksa warga Palestina dari rumah mereka di Yerusalem Timur yang diduduki.

Organisasi hak asasi itu mengeluarkan siaran pers pada hari Senin sebagai reaksi terhadap krisis yang sedang berlangsung di lingkungan Sheikh Jarrah dan di kompleks Masjid al-Aqsa.

Dikatakan laporan saksi dan bukti foto yang dikumpulkan oleh Amnesty International mengindikasikan pemerintah Israel telah melancarkan serangan kekerasan di al-Aqsa dan serangan tak beralasan terhadap demonstran damai di Sheikh Jarrah.

"Bukti…mengungkapkan pola mengerikan dari pasukan Israel yang menggunakan kekerasan dan kekerasan ceroboh terhadap sebagian besar pengunjuk rasa Palestina yang damai dalam beberapa hari terakhir," ujar Wakil direktur Timur Tengah dan Afrika Utara Saleh Higazi.

"Kekerasan terbaru membawa fokus tajam kampanye berkelanjutan Israel untuk memperluas permukiman ilegal Israel dan meningkatkan penggusuran paksa penduduk Palestina - seperti yang ada di Sheikh Jarrah - untuk memberi jalan bagi pemukim Israel," imbuhnya.

Hijazi mengatakan rencana pengusiran keluarga Palestina dari rumah mereka di Sheikh Jarrah untuk memberi jalan bagi pemukim Israel secara mencolok melanggar hukum perang internasional dan akan menjadi kejahatan perang.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Tampilkan Semua
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini