Mendengar Harapan Yusuf Mansur Jika Anindya Bakrie Jadi Ketum Kadin

Mendengar Harapan Yusuf Mansur Jika Anindya Bakrie Jadi Ketum Kadin Kredit Foto: Instagram/Anindya Bakrie

Ustaz Yusuf Mansur mengungkapkan sosok pengusaha yang sangat dibutuhkan untuk memimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ke depannya. Dia pun menyebutkan sejumlah ciri-cirinya.

Dikutip dari akun instagram calon Ketua Umum Kadin 2021-2026 Anindya Bakrie, @anindyabakrie, pendiri PT Veritra Sentosa Internasional yang menaungi Paytren ini mengatakan ciri pertama adalah rendah hati.

Baca Juga: Kadin DKI Jakarta Berikan Pemodalan Senilai Rp150 Juta bagi 30 UMKM

"Saya kira perlu sosok pengusaha yang membumi banget, humble, bukan rekayasa, bukan pencitraan, memang dari batin, dari karakter, enggak mengada-ngada," kata Yusuf Mansur.

Pimpinan dari pondok pesantren Daarul Quran ini juga mengungkapkan, ciri selanjutnya yang dibutuhkan Kadin ke depannya adalah pengusaha yang memiliki banyak jaringan dan memperkuat kerja sama antar pengusaha.

"Perlu dunia usaha yang bisa elaborate banyak peluang, banyak jaringan, jadi satu kekuatan utuh. Saya kira kalau Kadin jadi satu gerbong besar yang bersatu bukan tidak mungkin pengusaha kita naik kelas semua," ujarnya.

Khusus untuk Anindya Bakrie sendiri, Yusuf Mansur menilai, Anindya memiliki tekad yang kuat untuk mendorong pengusaha-pengusaha kecil maju bersama untuk menjadi pengusaha dengan kapasitas global.

"Saya lihat keinginan beliau naikin pengusaha-pengusaha keci jadi pengusaha menengah dan besar. Insya Allah mudahan-mudahan itu bisa terjadi, pengusaha Indonesia berperan di global," ujar Yusuf Mansur.

Dukungan terhadap Anindya Bakrie menjadi ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia terus mengalir deras. Dia pun menjabarkan 3 poin penting yang menjadi targetnya jika terpilih nanti.

Di sela-sela deklarasi dukungan Kadin Sulawesi Barat di Mamuju, Senin, 10 Mei 2021, Anin, sapaan Anindya, menyampaikan poin pertama adalah memastikan bahwa kemajuan ekonomi nasional akan diisi partisipasi para pengusaha hingga di daerah.

"Kita ingin perekonomian nasional dan daerah maju bersama-sama. Jadi bukan nasional saja yang maju, tapi daerah pemain-pemainnya berpartisipasi," ujar Anin.

Kemudian, lanjut Anin, harus ada nilai tambah dari kemajuan ekonomi tersebut. Salah satunya ada geliat industrialisasi yang tercipta hingga ke daerah. "Kami biasa mengatakan harus naik kelas," katanya.

Poin penting ketiga, lanjut Anin, adalah pemanfaatan teknologi yang merata oleh seluruh pelaku usaha. Termasuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia.

"Bagaimana Kadin bisa membumi melibatkan banyak pihak UMKM dan juga pengusaha muda yang berbasis teknologi. Karena ini (teknologi) adalah masa depan dan tulang punggung (ekonomi)," ujarnya.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini