Diciduk Polisi, Pria Pembuat Video Hina Palestina: Saya Salah Sebut

Diciduk Polisi, Pria Pembuat Video Hina Palestina: Saya Salah Sebut Kredit Foto: (Foto/Okezone)

Pria berinisial HL (23 tahun) ditangkap polisi di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Sabtu malam, 15 Mei 2021. Pria tersebut sebelumnya viral karena video di TikTok lipsing berisi ujaran menghina Palestina.

Pria tersebut sambil berjoget melakukan dengan menyebut nama Palestina dengan nama binatang sembari mengajak untuk membantai. Belakangan, HL yang berprofesi sebagai cleaning service ini mengaku tidak mengetahui mana Israel dan mana Palestina. Dia mengira Israel adalah negara mayoritas Muslim yang dijajah.

Baca Juga: 3 Hari Dibuka, Penggalangan Dana Atta Halilintar untuk Palestina Capai Rp1,78 Miliar

"Tolong dimaafkan atas kekhilafan saya. Dan saya cuma salah paham saja. Saya salah sebut, ternyata yang menjajah adalah Israel," katanya di akun TikTok sebelum terciduk polisi.

Meski demikian, HL kini telah diamankan Polres Lombok Barat atas video yang meresahkan tersebut. Kasubbag Humas Polres Lombok Barat, AKP Agus Pujianto, mengatakan bahwa HL membuat konten tersebut di Mataram pukul 07.00 Wita, Sabtu kemarin.

"Melalui konten video yang dianggap bernada penghinaan terhadap Palestina, kemudian HL mem-posting kembali di akun media sosial miliknya," ujarnya, Minggu (16/5/2021).

Dijelaskan, motif pelaku membuat video tersebut karena iseng mengisi waktu luang.

"Konten tersebut dibuat oleh pelaku dan diunggah melalui HP pribadinya. Menurut pengakuan pelaku, motif dibuat konten tersebut untuk iseng mengisi waktu luang," ujarnya.

Polisi mengamankan HL karena ramai kecaman pada dirinya. Bahkan, banyak netizen yang ingin mencarinya.

"Kasusnya sudah kami tangani dan sedang didalami sehingga diimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing oleh isu-isu yang ingin memperkeruh situasi di Lombok Barat yang kondusif ini," katanya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini