270 Pemudik Jalani Rapid Rest, Ada 4 Reaktif Covid

270 Pemudik Jalani Rapid Rest, Ada 4 Reaktif Covid Kredit Foto: Rakyat Merdeka

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengungkapkan, hingga siang tadi, petugas kepolisian sudah melakukan rapid test terhadap 270 pemudik yang masuk ke arah Jakarta, di pos pemeriksaan Cikarang Timur, Jawa Barat. Hasilnya, ada empat pemudik yang dinyatakan reaktif Covid-19.

"Sampai dengan jam 13.00 WIB siang ini, jumlah pemudik yang telah dilaksanakan swab antigen sebanyak 270 orang, ada 4 yang reaktif," ujar Fadil kepada wartawan saat meninjau di pos pemeriksaan Cikarang Timur, Jawa Barat, Minggu (16/5).

Menindaklanjuti hasil tersebut, dua di antaranya dibawa ke Wisma Atlet. Sementara dua lainnya dibawa ke rumah masing-masing yang beralamat di Jakarta Timur dan Tangerang.

"Dua dibawa ke rumah sakit Wisma Atlet karena dia bukan warga yang ber-KTP DKI dan Bekasi," bebernya.

 

Fadil mengingatkan warga yang menuju ke Jakarta untuk menyertakan surat bebas Covid-19 atau hasil rapid test yang berlaku 1x24 jam. "Sehingga nanti memudahkan perjalanan kepada masyarakat yang akan kembali ke Jakarta," imbuh eks Kapolda Jawa Timur ini.

Namun, dia mengingatkan, jika ditemukan pemudik yang membawa surat rapid test antigen palsu, dia akan ditindak.

Saat ini korps baju cokelat telah membentuk tim khusus untuk menindak pidana pengendara yang didapati menyertakan surat swab palsu tersebut. "Jika ada pemalsuan kita akan proses dengan tindak pidana pemalsuan surat," tegas Fadil.

Polda Metro Jaya menyiapkan 12 titik pos pemeriksaan arus balik. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pos pemeriksaan itu akan berlaku mulai hari ini hingga 7 hari setelah Lebaran.

Namun, tidak tertutup kemungkinan pos pemeriksaan itu digelar hingga akhir Mei. "Nanti menunggu kebijakan apakah sampai akhir bulan Mei," ujar Sambodo di pos pemeriksaan Km 34B Tol Jakarta-Cikampek, Sabtu (15/5).

Dalam pos pemeriksaan arus balik itu, petugas akan memeriksa dokumen bebas Covid-19 dari pemudik berdasarkan hasil swab antigen 1x24 jam terakhir. Bagi yang tidak membawa, akan dites secara langsung di lokasi tersebut.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini