Kisah Perusahaan Raksasa: Alimentation Couche-tard, Induk dari Circle K yang Tetap Cuan di 2020

Kisah Perusahaan Raksasa: Alimentation Couche-tard, Induk dari Circle K yang Tetap Cuan di 2020 Kredit Foto: Beltz

Setelah membeli 19 toko di daerah Augusta, Georgia, pada bulan Februari dan sembilan toko lainnya di Illinois pada bulan April, rantai tersebut terdiri dari 4.853 toko. Penjualan mencapai 10,2 miliar dolar Kanada pada akhir tahun fiskal perusahaan pada 2005 dan laba bersih mencapai 199,5 juta dolar Kanada.

Brouchard mengungkapkan selama tahun itu bahwa dalam dua tahun ia akan menyelesaikan akuisisi besar lainnya, yang diharapkan dapat menambah ratusan toko ke portofolio properti perusahaan. Saat ia merencanakan pertumbuhan berkelanjutan perusahaannya dan mengejar tujuannya untuk mencapai 6.000 toko, beberapa pengamat industri meragukan kemampuan seseorang yang telah menanamkan investasi sebesar 170.000 dolar Kanada ke dalam kerajaan ritel senilai 10 miliar dolar Kanada.

Sementara itu, ada total 581 toko perusahaan di Quebec dengan nama Couche-Tard, Provi-Soir dan Dépanneur 7 jours serta 298 toko terafiliasi. Di Ontario, terdapat 702 toko perusahaan dan 214 toko afiliasi, dan di Kanada Barat, 305 toko perusahaan dan 71 afiliasi beroperasi dengan nama Mac's, Mike's Mart, Becker's (dioperasikan secara independen), Daisy Mart, dan Winks. Lokasi-lokasi di luar Quebec ini sedang diubah namanya menjadi toko Circle K (tidak termasuk Becker) pada pertengahan 2017.

Dengan Circle K sebagai jaringan toko serba ada sekaligus sebagai merek internasional unggulan Couche-tard. Perusahaan telah mulai menghapus merek lokal lainnya seperti Mac untuk mendukung merek Circle K. Ada lebih dari 15.000 toko Circle K.

Yang terbaru adalah pada Januari 2021, Couche-Tard dan Carrefour SA mengumumkan bahwa mereka melihat kemitraan operasional setelah pembicaraan pengambilalihan dibatalkan. 

Begitulah kira-kira perjalanan Alimentation Couche-Tard dalam kancah ritel dunia. Seperti yang diketahui perjalan panjang telah dilalui perusahaan asal Kanada itu sehingga kini menjadi salah satu yang terbesar di dunia.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Tampilkan Semua
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini