Penutupan Sesi Kedua: IHSG Paling Keok Se-Asia, Ambruk 1,76%

Penutupan Sesi Kedua: IHSG Paling Keok Se-Asia, Ambruk 1,76% Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan koreksi sedalam 1,76% ke level 5.833,86 pada penutupan sesi kedua, Senin, 17 Mei 2021. Dengan depresiasi sebesar itu, IHSG menjadi indeks yang paling lemah di bursa Asia.

Pasalnya, mayoritas bursa Asia kini tengah perkasa. Indeks Hang Seng naik 0,59%, Shanghai naik 0,78%, dan Strait Times naik 0,86%. Sementara itu, indeks Nikkei melemah sebesar 0,92%. Baca Juga: Harum Energy Milik Taipan Kiki Barki Habiskan Nyaris Rp500 Miliar untuk Perusahaan Nikel Australia

Kembali ke domestik, IHSG per hari ini menyentuh level terdalam di angka 5.817,71. Diskon IHSG yang signifikan itu dimanfaatkan oleh investor untuk memborong saham. Meski tak terlalu besar, nilai beli bersih asing per hari ini yang masuk ke bursa mencapai Rp52,03 miliar. Nilai tersebut setara dengan net buy Rp604,36 miliar dalam sepekan. Baca Juga: Erick Thohir Pecat Semua Direksi KFD Kasus Antigen Bekas, Nasib Saham Kimia Farma....

Sejumlah 18,56 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi 1.112.316 kali dan membukukan nilai transaksi harian sebesar Rp12,01 triliun. Pergerakan saham yang terpantau meliputi 113 saham naik, 414 saham turun, dan 117 saham lainnya stagnan.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini