Mau Jadi Mediator, China Ajak Utusan Palestina dan Israel Duduk Bareng Bahas Situasi

Mau Jadi Mediator, China Ajak Utusan Palestina dan Israel Duduk Bareng Bahas Situasi Kredit Foto: Instagram/ramallah.mix

Pemerintah China mengundang para pihak dari Palestina dan Israel untuk berunding di China. Undangan ini datang di tengah eskalasi serangan antara Israel dan Palestina di jalur Gaza. 

"Kami juga menyambut para negosiator dari kedua belah pihak untuk melakukan dialog secara langsung di China," kata Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, saat memimpin pertemuan Dewan Keamanan PBB yang membahas situasi Palestina-Israel.

Baca Juga: Cap DK PBB Gagal, Tangan Kanan Xi Jinping Rilis 4 Poin Penting Tanggapi Aksi Brutal Israel

China akan bekerja sama lebih mendalam dengan Norwegia, Tunisia, dan anggota DK-PBB lainnya dalam mengatasi krisis tersebut.

Setelah debat terbuka di DK-PBB, China, Norwegia, dan Tunisia mengeluarkan pernyataan bersama untuk mendesak penghentian permusuhan di Palestina dan Israel sesegera mungkin.

Ketiga negara tersebut menyatakan sangat prihatin pada situasi di Gaza yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dari kalangan masyarakat sipil, khususnya anak-anak.

"Kami meminta agar segera disudahi tindak kekerasan, provokasi, penghasutan, perusakan, dan rencana pengusiran. Kami juga prihatin atas kekerasan di Yerusalem Timur, khususnya di sekitar tempat suci, termasuk Masjidil Aqsa, dan mendesak agar status quo bersejarah di situs-situs suci tersebut tetap dihormati," demikian pernyataan bersama ketiga negara anggota DK-PBB itu. 

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini