Ada Transaksi Rp10,5 Triliun dalam Penjualan Senjata Rezim Joe Biden ke Zionis Israel, Blunder?

Ada Transaksi Rp10,5 Triliun dalam Penjualan Senjata Rezim Joe Biden ke Zionis Israel, Blunder? Kredit Foto: AP Photo/Evan Vucci

Sebelum konflik Israel-Palestina pecah ke tahap yang paling buruk dalam beberapa tahun terakhir, penjualan JDAM yang diproduksi Boeing Co cukup rutin dilakukan. Para staf Kongres yang tidak disebutkan namanya mengatakan baik Partai Demokrat maupun Republik tidak akan menolak penjualan senjata tersebut.

Juru bicara Departemen Pertahanan AS mengatakan undang-undang dan peraturan pemerintah federal melarang departemen tersebut untuk memberikan komentar atau mengonfirmasi detail aktivitas lisensi yang berkaitan dengan penjualan senjata komersial seperti kesepakatan JDAM.

"Kami sangat prihatin dengan kekerasan yang saat ini terjadi dan bekerja untuk meraih perdamaian yang berkelanjutan," kata juru bicara tersebut.

Dukungan yang kuat pada Israel menjadi nilai-nilai utama anggota Partai Demokrat dan Republik di Kongres. Walaupun sejumlah anggota parlemen Demokrat yang paling progresif mendesak sikap yang lebih tegas pada pemerintahan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Undang-undang AS mengizinkan Kongres menolak penjualan senjata tapi kecil kemungkinannya dalam kasus ini. Israel adalah salah satu dari segelintir negara yang kesepakatan militer dipercepat sehingga anggota parlemen tidak memiliki waktu untuk meloloskan resolusi untuk tidak menyetujui penjualan.

Tampilkan Semua
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini