Apa Itu LIBOR?

Apa Itu LIBOR? Kredit Foto: Antara/Sigid Kurniawan

London Interbank Offering Rate (LIBOR) adalah suku bunga acuan di mana bank-bank besar global saling meminjamkan di pasar antar bank internasional untuk pinjaman jangka pendek.

Tarif Libor dihitung untuk lima mata uang dan tujuh periode pinjaman mulai dari semalam hingga satu tahun dan diterbitkan setiap hari kerja oleh Thomson Reuters. Banyak lembaga keuangan, pemberi pinjaman hipotek, dan agen kartu kredit menetapkan tarif mereka sendiri relatif terhadapnya. Setidaknya USD350 triliun derivatif dan produk keuangan lainnya terkait dengan Libor.

Baca Juga: Apa Itu Perantara Keuangan?

LIBOR berfungsi sebagai suku bunga acuan utama yang diterima secara global yang menunjukkan biaya pinjaman antar bank. Tarif tersebut dihitung dan akan terus dipublikasikan setiap hari oleh Intercontinental Exchange (ICE), namun karena skandal dan pertanyaan terbaru seputar validitasnya sebagai tarif patokan, tarif tersebut akan dihapus secara bertahap.

Menurut Federal Reserve dan regulator di Inggris, LIBOR akan dihentikan secara bertahap pada tanggal 30 Juni 2023, dan akan digantikan oleh Secured Overnight Financing Rate (SOFR). Sebagai bagian dari penghapusan ini, kurs LIBOR USD satu minggu dan dua bulan tidak akan dipublikasikan lagi setelah tanggal 31 Desember 2021.

Tingkat Penawaran Antar Bank London (LIBOR) mulai digunakan secara luas pada tahun 1970-an sebagai suku bunga acuan untuk transaksi di pasar Eurodolar luar negeri. Pada tahun 1984, semakin banyak bank yang secara aktif melakukan perdagangan di berbagai instrumen pasar yang relatif baru, terutama swap suku bunga, opsi mata uang asing, dan perjanjian suku bunga berjangka.

Kebutuhan akan ukuran suku bunga yang seragam di seluruh lembaga keuangan menjadi penting karena pasar untuk produk berbasis suku bunga mulai berkembang selama tahun 1980-an. British Bankers 'Association (BBA), yang mewakili industri perbankan dan jasa keuangan, menetapkan suku bunga penyelesaian bunga BBA pada tahun 1984. Perampingan lebih lanjut menyebabkan evolusi BBA LIBOR pada tahun 1986, yang menjadi suku bunga standar default untuk bertransaksi di transaksi keuangan berbasis suku bunga dan mata uang antara lembaga keuangan di tingkat lokal dan internasional.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini