Habib Rizieq Curhat: Saya Diperlakukan Seperti Tahanan Teroris!

Habib Rizieq Curhat: Saya Diperlakukan Seperti Tahanan Teroris! Kredit Foto: Viva

Dalam sidang pembacaan pledoi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Habib Rizieq Shihab mengaku mendapatkan perlakukan layaknya tahanan teroris sejak ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kerumunan di Petamburan dan Megamendung oleh Polda Metro Jaya.

"Kasus saya hanya soal pelanggaran protokol kesehatan, tetapi diperlakukan seperti tahanan teroris," kata Rizieq, dalam sidang, Kamis 20 Mei 2021.

Rizieq menambahkan, sejak ditetapkan sebagai tersangka, selama satu bulan penuh dirinya ditempatkan di dalam sel sendirian. Ia juga mengaku, pihak keluarga tidak diizinkan untuk menemuinya di dalam tahanan.

Baca Juga: Habib Rizieq Bicarakan Syariah dan Khilafah: Kasihan Jaksa Tak Mengerti Ajaran Islam

"Selama satu bulan pertama saya diisolasi total, sendirian dalam sel yang tiap hari digembok selama 24 jam. Tidak boleh dibesuk keluarga," tambahnya.

Selain itu, ia mengaku, tim dokter pribadinya dari Medical Emergency Rescue Committe (MER-C) juga tidak diizinkan menemuinya itu di dalam tahanan. "Tidak boleh ditengok oleh sesama tahanan walau sel bersebelahan. Bahkan, petugas pun dilarang menyapa saya oleh atasan mereka," ungkap Rizieq.

Rizieq melanjutkan, bahwa dirinya baru bisa keluar dari sel saat pelaksanaan salat jumat dan mendapatkan pengawalan dari petugas. Hal itu dinilai berlebihan, sebab dia bukan seorang terdakwa teroris.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini