Kelompok Israel-Amerika Serang Balik Ilhan Omar yang Berdiri di Samping Palestina

Kelompok Israel-Amerika Serang Balik Ilhan Omar yang Berdiri di Samping Palestina Kredit Foto: Reuters/Eric Miller

Pada Senin (17/5/2021) lalu, sebuah iklan mulai muncul di Facebook yang menunjukkan wajah anggota DPR perwakilan Minnesota, Ilhan Omar di samping roket Hamas. Sebuah keterangan berbunyi: "Ketika Israel menargetkan Hamas, anggota DPR Omar menyebutnya sebagai 'tindakan terorisme'.

The American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) atau Komite Urusan Publik Israel Amerika, kelompok lobi pro-Israel yang kuat, membeli iklan tersebut, yang masih aktif hingga hari ini. Kantor Omar meminta Facebook untuk segera menghapus iklan, yang "secara terang-terangan menjajakan ujaran kebencian dan disinformasi anti-Muslim," dan di AIPAC untuk meminta maaf.

Baca Juga: Alexandria Ocasio-Cortez Berdiri di Garda Depan Bekukan Penjualan Senjata Amerika ke Israel

"Mengingat jumlah ancaman kematian dan kekerasan yang diterima anggota kongres hampir setiap hari, itu bukan hanya tidak bertanggung jawab, itu juga penghasutan," kata Wakil Direktur Komunikasi Omar, Isi Baehr-Breen, kepada The Nation, dikutip pada Jumat (21/5/2021).

Iklan di Facebook sebenarnya tidak memuat informasi akurat. Anggota DPR asal Minnesota itu belum menyatakan bahwa penargetan Israel terhadap Hamas merupakan "tindakan terorisme". Dalam sebuah tweet pekan lalu, Omar menggunakan kalimat itu mengacu pada "serangan udara Israel yang membunuh warga sipil di Gaza".

Menurut laporan terbaru, korban sipil di Jalur Gaza, Palestina sedikitnya 227 orang tewas. Omar juga berulang kali mengecam penembakan roket oleh Hamas ke Israel, menyebutnya sebagai kejahatan perang.

Kelompok hak sipil Muslim, seperti Council on American-Islamic Relations (Dewan Hubungan Amerika-Islam) mengkritik iklan AIPAC karena menggunakan kiasan Islamofobia untuk menyerang Omar. Organisasi tersebut menyebutnya sebagai "upaya memalukan" untuk "melepaskan kefanatikan anti-Muslim" pada salah satu dari dua perempuan Muslim di Kongres.

"Ini setara dengan jalan bagi AIPAC untuk menjelekkan orang-orang terpilih yang membela hak-hak Palestina dan mengakhiri pendudukan," kata Baehr-Breen dalam sebuah pernyataan di surat elektronik (email).

"Yang lebih mengejutkan adalah upaya mereka untuk mengaitkan anggota Kongres Omar sendiri dengan serangan teror Hamas dalam iklan mereka sendiri, iklan yang hanya menargetkan dirinya, seorang perempuan Muslim kulit hitam, dengan cara ini," katanya melanjutkan.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini