GoTo Dituding Berpotensi Picu Oligopoli, Ini Tanggapan Tokopedia

GoTo Dituding Berpotensi Picu Oligopoli, Ini Tanggapan Tokopedia Kredit Foto: Gojek

Beberapa pengamat ekonomi digital menganggap kehadiran GoTo berpotensi memicu terjadinya oligopoli pasar di sektor tersebut. Menanggapi hal tersebut, Vice President of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak menyatakan GoTo tidak hanya memiliki misi untuk mendorong kemajuan ekosistem, namun juga ingin menciptakan peluang baru bagi siapapun dengan berbagai solusi.

"GoTo berkomitmen untuk mendorong kemajuan sebagai ekosistem andalan masyarakat dalam menjalani keseharian sekaligus menciptakan peluang baru bagi siapa pun melalui berbagai solusi," ujar Nuraini kepada Warta Ekonomi, Senin (24/5/2021).

Baca Juga: GoTo Rayakan Kolaborasi dengan Selenggarakan WIB Spesial Kolaborasi Anak Bangsa

Nuraini menegaskan Tokopedia, Gojek, dan GoTo Financial akan terus beroperasi sebagai merek dan perusahaan yang berdiri sendiri di dalam Grup GoTo. Dia menambahkan, platform dan manajemen Tokopedia akan tetap beroperasi secara independen di bawah kepemimpinan William.

Di sisi lain, Tokopedia telah menghadirkan Tokopedia Academy, sebuah wadah yang akan memberikan kesempatan kepada seluruh talenta digital Indonesia untuk mengasah kemampuan mereka demi mendorong terciptanya banyak inovasi yang bisa memudahkan kehidupan masyarakat serta dapat memajukan industri teknologi dalam negeri.

Tokopedia Academy memiliki beberapa program di antaranya START, START Summit Extension, Devcamp, Tokopedia Scholarship, Tokopedia Internship, Product Design Academy, Summer Acceleration Program, dan sebagainya.

Kemudian, Tokopedia juga menyediakan komunitas Women in Tech yang akan menaungi para talenta digital perempuan di Indonesia untuk saling berbagi informasi dan inspirasi terkait perkembangan industri teknologi Indonesia.

Selain itu, Tokopedia juga telah bekerja sama dengan berbagai instansi pendidikan. Salah satunya adalah peluncuran Tokopedia-UI AI Center of Excellence sebagai pusat pengembangan AI pertama di Indonesia yang merupakan hasil kerja sama Tokopedia dengan Universitas Indonesia. Tokopedia juga berkolaborasi dengan Unika Atma Jaya dalam pembuatan dan penerapan modul mata kuliah e-commerce.

"Melalui berbagai inisiatif, harapannya, para talenta digital tersebut nantinya bisa berkontribusi kepada pembangunan ekonomi Indonesia melalui teknologi," tutur Nuraini.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini