RSDC Wisma Atlet Siap Hadapi Kelonjakan Kasus Pasca-Lebaran

RSDC Wisma Atlet Siap Hadapi Kelonjakan Kasus Pasca-Lebaran Kredit Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Meskipun pemerintah menerapkan kebijakan larangan mudik lebaran untuk tahun ini, namun kenyataannya masih banyak terlihat mobilitas masyarakat selama periode lebaran kemarin, baik di tempat tujuan maupun arus balik. Hal ini berdampak pada meningkatnya keterisian Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet selama satu pekan terakhir.

Dalam kurun waktu sembilan hari terakhir, terjadi peningkatan kasus sebesar 10 persen. Pada 18 Mei 2021, terhitung kasus yang dilaporkan sebesar 15,02 persen, kemudian naik menjadi 25,21 persen per 26 Mei 2021 pukul 06.00 WIB.

Baca Juga: Lebaran Belum Lewat Dua Pekan, Kasus Covid-19 Sudah Merangkak Naik

"Sejak 18 Mei sampai hari ini, kita mengidentifikasi adanya peningkatan kasus rata-rata di atas 100 kasus," ungkap Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satuan Tugas Covid-19 Letnan Jenderal (Letjen) TNI Ganip Warsito dalam konferensi pers virtual, Rabu (26/5/2021).

Untuk menghadapi kemungkinan kelonjakan kasus dari klaster lebaran, Ganip mengunjungi RSDC Wisma Atlet untuk memantau kesiapan para personel serta fasilitas pendukung.

"Kesimpulan dari pemantauan saya, saya pastikan RSDC Wisma Atlet secara personel dan perangkat pendukungnya siap menghadapi kemungkinan lonjakan ini," jelas Ganip.

Dia menambahkan, bagaimana pun dirinya tidak berharap akan terjadi kelonjakan kasus, apalagi jika mengingat berbagai upaya kebijakan yang telah dilakukan seperti larangan mudik dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

"Tapi untuk kapasitas, tenaga medis, relawan, dan obat-obatan kita siap dalam mengantisipasi kasus Covid-19 untuk dua bulan ke depan," kata Kepala BNPB tersebut.

Ganip juga berharap akan terjadi penurunan dari angka kasus Covid-19 dalam satu minggu ke depan.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini