Pengumuman!! Jeff Bezos Resmi Mundur dari Amazon per 5 Juli, Ini Pesan untuk CEO Baru!

Pengumuman!! Jeff Bezos Resmi Mundur dari Amazon per 5 Juli, Ini Pesan untuk CEO Baru! Kredit Foto: Twitter/wotonews

Pendiri Amazon, Jeff Bezos pada hari Rabu kemarin memimpin rapat pemegang saham terakhirnya sebagai CEO Amazon. Banyak hal yang dibahas, salah satunya yakni menyoroti keberhasilan perusahaan di tahun sebelumnya. Bezos mengakui bahwa ada banyak tantangan di depan nantinya.

Bezos juga telah mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri sebagai CEO Amazon per 5 Juli 2021. Itu merupakan tanggal Amazon didirikan 27 tahun lalu. “Kami memilih tanggal itu karena itu sentimental bagi saya,” kata Bezos, menurut laporan New York Post.

Baca Juga: Jeff Bezos Minggir! Taipan Barang Mewah Kini Jadi Orang Terkaya di Dunia!

Posisi CEO Amazon akan diserahkan kepada Andy Jassy yang merupakan bos komputasi awan perusahaan.

"Dia memiliki standar tinggi tertinggi dan saya jamin Andy tidak akan pernah membiarkan alam semesta menjadikan kita sama," kata Bezos dalam pertemuan secara virtual. "Dia memiliki energi yang dibutuhkan untuk tetap hidup dalam diri kita, apa yang membuat kita istimewa.” tambahnya sebagaimana dikutip dari CNBC International di Jakarta, Kamis (27/5/21)

Meski demikian, Bezos mengakui bahwa di bawah pemimpin barunya Jassy harus mengelola taruhan baru yang tidak memiliki jaminan untuk berhasil, termasuk layanan telehealth Amazon Care dan jaringan internet satelit Project Kuiper.

"Izinkan saya meyakinkan Anda, saya dapat menjamin Anda bahwa tidak ada dari ide-ide ini yang dijamin berhasil," kata Bezos.

“Semuanya adalah investasi raksasa dan semuanya berisiko ... Satu-satunya cara untuk mendapatkan pengembalian di atas rata-rata adalah mengambil risiko dan banyak yang tidak akan berhasil. Seluruh sejarah kami sebagai perusahaan adalah tentang mengambil risiko, banyak di antaranya telah gagal dan banyak di antaranya akan gagal, tetapi kami akan terus mengambil risiko besar." tandas Bezos.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini