Hati-hati, Niat Baik Hati Dewan HAM PBB Ditolak Mentah-mentah Israel karena...

Hati-hati, Niat Baik Hati Dewan HAM PBB Ditolak Mentah-mentah Israel karena... Kredit Foto: Instagram/State of Israel

Israel menolak untuk bekerja sama dengan komisi Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB yang dibentuk untuk memantau Gaza dan Israel, Kamis (27/5/2021) waktu setempat.

Kementerian Luar Negeri Israel juga menolak resolusi yang memayungi komisi tersebut dan menganggap tindakannya ke Gaza sudah sesuai dengan hukum internasional dan standar etika.

Baca Juga: Dewan HAM PBB Pastikan Awasi Tindakan Israel dan Palestina Setelah...

Sebelumnya, Dewan HAM PBB menerbitkan resolusi yang menyerukan pembentukan komisi penyelidikan untuk menyelidiki pelanggaran di Jalur Gaza dan Israel.

"Israel langsung menolak resolusi yang diadopsi hari ini (Kamis, 27 Mei 2021) oleh Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa, sebuah badan dengan mayoritas anti-Israel, dipandu oleh kemunafikan dan absurditas," ujar pernyataan Kemenlu Israel seperti dikutip laman Sputnik, Jumat (28/5/2021).

Kemenlu mengatakan, setiap resolusi yang gagal mengutuk peluncuran lebih dari 4.300 roket oleh organisasi teror pada warga sipil Israel, atau bahkan Hamas, tidak lebih dari kegagalan moral dan noda pada komunitas internasional dan PBB.

Kementerian mencatat bahwa pasukan keamanan Israel telah bertindak sesuai dengan standar etika tertinggi dan sesuai dengan hukum internasional, melindungi warganya dari serangan Hamas.

"Israel tidak dapat dan tidak akan bekerja sama dengan penyelidikan semacam itu," kata pernyataan Kemenlu Israel. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut resolusi itu sebagai olok-olok hukum internasional.

"Keputusan memalukan hari ini adalah contoh lain dari obsesi anti-Israel Dewan Hak Asasi Manusia PBB yang terang-terangan. Sekali lagi, mayoritas otomatis yang tidak bermoral di Dewan menutupi organisasi teroris genosida yang dengan sengaja menargetkan warga sipil Israel sambil mengubah warga sipil Gaza menjadi perisai manusia," ujar Netanyahu.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini