Tak Disangka-sangka! Israel Tolak Mentah-mentah Rencana Amerika Buka Konsulat di Yerusalem

Tak Disangka-sangka! Israel Tolak Mentah-mentah Rencana Amerika Buka Konsulat di Yerusalem Kredit Foto: AP Photo/Maya Alleruzzo

Otoritas pendudukan Israel menolak rencana Amerika Serikat (AS) membuka kembali konsulatnya di Yerusalem Timur, Rabu (26/5/2021) waktu setempat. Washington berencana membuka kembali konsulat serta memulihkan hubungannya dengan Palestina.

Seperti dilansir laman Middle East Monitor, Duta Besar Israel di Washington Gilad Erdan mengatakan, bahwa pemerintah dengan tegas menentang langkah untuk membuka kembali konsulat yang melayani Palestina. Dia menyebut wilayah Yerusalem Timur sebagai "wilayah kedaulatan" Israel.

Baca Juga: Awas! Hizbullah Anggap Serangan Israel atas Yerusalem Berarti Perang Kawasan

Menurut Jerusalem Post, isu itu diangkat selama pertemuan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada Selasa. Itu adalah hari ketika Blinken mengumumkan keputusan untuk membuka kembali konsulat yang secara historis berfungsi sebagai kantor yang bertanggung jawab atas hubungan diplomatik dengan Palestina.

Pengumuman tersebut menyusul pertemuan dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Ramallah sebagai bagian dari kunjungan resmi Blinken ke wilayah Palestina yang diduduki. Erdan mengatakan, bahwa masalah tersebut tidak akan menyebabkan krisis antara Washington dan Tel Aviv.

Pada 2018, pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump menutup konsulat di Yerusalem Timur setelah mengakui Yerusalem sebagai ibu kota "persatuan" Israel. Pencaplokan Yerusalem oleh negara kolonial pemukim, tidak hanya pendudukannya atas Yerusalem Timur, tetap ilegal menurut hukum internasional.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini