Seger Banget! SSMS Bakal Tebar Dividen Ratusan Miliar Rupiah ke Para Pemegang Saham

Seger Banget! SSMS Bakal Tebar Dividen Ratusan Miliar Rupiah ke Para Pemegang Saham Kredit Foto: Ist

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)mendapat restu para pemegang saham untuk membagikan dividen tunai senilai Rp290,42 miliar atau setara 50 persen dari laba bersih pada tahun 2020, adapun pembagian diveden tunai akan dilakukan pada 26 Juni 2021. Hal ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), di Jakarta, Junat (28/5/2021).

RUPST juga memutuskan untuk mengalokasikan dana sebesar Rp116,17 miliar atau setara 20 persen dari laba bersih akan disisihkan sebagai cadangan wajib dan sisa dari laba bersih SSMS sebesar Rp174,25 miliar akan di masukkan sebagai cadangan lainnya yang akan menambah saldo laba di tahan.

Sementara itu, pada RUPSLB emiten sawit berkoda saham SSMS itu meraih persetujuan atas Rencana Penawaran umum berkelanjutan efek bersifat utang dengan denominasi Rupiah dengan nilai secara keseluruhan sebanyak-banyaknya Rp2,500 triliun. Dalam mata acara berikutnya SSMS juga meraih persetujuanatas penjaminan asset untuk pengajuan pinjaman dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dengan nilai secara keseluruhan sebanyak-banyaknya Rp 4 triliun.

Baca Juga: Iklim Netral 2021, Masih Kondusif untuk Produksi Minyak Sawit

“Kinerja Perseroan yang positif pada tahun 2020 baik di sisi operasional maupun finansial merupakan suatu prestasi tersendiri, karena dapat tercapai di saat situasi makroekonomi global yang tidak mudah. Menyusul merebaknya situasi pandemi Covid-19. Yang berdampak pada pelemahan kinerja dunia usaha secara global. Hal itu yang membuat Manajemen bersinergi untuk mengelola dengan menetapkan strategi dan kebijakan yang tepat oleh Perseroan,” kata Direktur Utama SSMS Vallautahan Subraminam, usai RUPST.

Pada laporan finansial, sepanjang 2020 SSMS mampu mencatatkan kenaikan angka penjualan doubledigit, yaitu sebesar 23% menjadi Rp4,04 triliun dan laba bruto yang naik 83% menjadi Rp1,84 triliun. Laba usaha Perseroan naik signifikan sebesar 169% menjadi Rp1,19 triliun, yang dipengaruhi oleh kenaikan harga jual produk sawit di pasar internasional.

Strategi lainnya pada 2020 yaitu, SSMS memperkuat kerja sama untuk pemasaran produk sawitnya, salah satunya dengan PT Citra Borneo Utama (CBU), yang menyerap 70% produk sawit Perseroan untuk kemudian diolah menjadi produk turunan sawit, seperti olein, sterein dan PFAD. Pada akhir Desember 2020, Perseroan menambah kepemilikan sahamnya di PT CBU menjadi sebanyak 32% dari sebelumnya hanya 19% sebagai bagian memperkuat strategi hilirisasi bisnis, fokus untuk meningkatkan utilisasi pabrik penyulingan kelapa sawit mencapai 100%. Penguatan hilirasi produk sawit akan menjamin prospek profitabilitas yang lebih baik bagi Perseroan di masa depan.

Baca Juga: Uni Eropa Galak terhadap Sawit, Sahat Sinaga: Tak Perlu Khawatir!

Pada tahun 2020, SSMS mampu menaikkan volume produksi dari Fresh Fruit Bunch (FFB) dan CPO dari kebun inti masing-masing sebesar 6% dibandingkan tahun 2019, yaitu menjadi 1,6 juta ton dan 369.032 ton, dari target kenaikan sebesar 10% yang dicanangkan di awal tahun. Kinerja operasional yang gemilang ini juga didukung oleh komitmen Perseroan untuk mempertahankan produktivitas yang tinggi meskipun di tengah pandemi.

SSMS di tahun 2020 mengelola total 116.029 Ha area lahan perkebunan sawit baik yang dikelola oleh perusahaan langsung ataupun oleh petani plasma, di mana 81.485 Ha merupakan lahan perkebunan inti yang telah ditanami oleh tanaman menghasilkan (mature) dan terdiri dari 69.236 Ha merupakan lahan perkebunan inti (nucleus), dan 12.248 Ha kebun sawit yang dikelola oleh petani plasma (plasma).

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini