Reuni PDIP-Gerindra Kian Santer, Puan Gantikan Megawati

Reuni PDIP-Gerindra Kian Santer, Puan Gantikan Megawati Kredit Foto: Instagram/Puan Maharani

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno memprediksi bakal ada reuni antara PDIP dan Partai Gerindra di Pilpres 2024 mendatang. Ia mengatakan, reuni ini dikuatkan dengan pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani yang mengakui adanya peluang Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto diusung PDIP.

Menurut Adi, pernyataan Muzani mengokohkan keyakinan publik duet Prabowo Subianto-Puan Maharani di Pilpres 2024. Duet ini bakal menjadi reuni PDIP-Gerindra yang berkoalisi pada Pilpres 2009 lalu. Saat itu, PDIP-Gerindra, memasangkan duet Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo. Diprediksi, posisi Puan Maharani akan menggantikan sang Ibu untuk menjadi duet Prabowo.

"Ketika bicara 2024 sepertinya ada titik temu kepentingan politik, titik temu kepentingan Gerindra menduetkan keduanya. Sejauh ini kan pembicaraan publik duet Prabowo dan Puan," kata Adi kepada Republika, Jumat (28/5).

Baca Juga: Wacana Koalisi Prabowo-Puan Mencuat, PDIP-Gerindra Jateng Bersua

Ia melihat rajutan koalisi antara PDIP-Gerindra sudah terbangun sejak lama. Pertama ketika Prabowo dan Gerindra bergabung dengan pemerintah. Selain itu, banyaknya koalisi antara PDIP dan Gerindra pada Pilkada 2020 lalu.

Keinginan PDIP untuk memajukan Puan juga terlihat dari konflik yang terjadi di internal PDIP soal pencapresan antara DPP dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Menurut Adi, PDIP sudah menutup pintu bagi Ganjar untuk bisa mencalonkan diri di Pilpres 2024.

"Kan diskusinya untuk 2024 kalau Gerindra dan PDIP berkoalisi, ya Prabowo-Puan. Artinya apa? Tiket pencapresan untuk PDIP hanya untuk Puan bukan untuk yang lain," ujarnya.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengakui hubungan partainya dengan PDIP berlangsung baik. Ia membeberkan adanya peluang Prabowo Subianto diusung partai berlambang banteng moncong putih itu.

"Itu menjadi sebuah kemungkinan adanya peluang untuk dimungkinkannya Pak Prabowo maju bersama PDIP," ujar Muzani di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (27/5).

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini