Hasto Dengerin Nih! Demokrat Bilang Fokus Saja Bantu Cari Harun Masiku!

Hasto Dengerin Nih! Demokrat Bilang Fokus Saja Bantu Cari Harun Masiku! Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Politisi Partai Demokrat, Irwan Fecho menyarankan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto untuk fokus saja pada perkara yang menyangkut Harun Masiku. Menurutnya, semua pihak harus memberikan informasi terkait keberadaan tersangka buron tersebut.

"Ketimbang cawe-cawe ngurusi partai lain, Mas Hasto lebih baik bantu Pemerintah dan KPK temukan Harun Masiku yang sudah 500 hari menghilang," kata anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Irwan Fecho dalam keterangan, Sabtu (30/5).

Baca Juga: Tanpa Malu-malu, Demokrat Puji Keberhasilan Jokowi Bangun Infrastruktur

Mantan politisi PDIP itu merupakan tersangka kasus suap pergantian antar waktu (PAW) Anggota DPR RI tahun 2019. Perkara tersebut juga ikut menjerat mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan yang menjadi terdakwa dalam kasus suap tersebut.

Dia lantas membandingkan pengejaran tersangka korupsi, Nazaruddin yang hanya memerlukan waktu 78 hari bagi KPK untuk membekuk mantan Bendahara Umum Partai Demokrat tersebut. Menurutnya, kemauan politik partai yang berkuasa sangat krusial untuk menegakkan hukum dengan adil.

"Semasa pemerintahan Presiden SBY dulu, hanya butuh 78 hari bagi KPK untuk membekuk Nazaruddin, mantan Bendahara Umum PD, partai yang berkuasa waktu itu. Masak sekarang sampai 500 hari, Harun Masiku belum ketemu? Kemauan politik partai yang berkuasa sangat krusial untuk menegakkan hukum dengan adil," ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, penyidik KPK Harun al-Rasyid mengakui bahwa Harun Masiku masih ada di Indonesia tapi dirinya tidak bisa melaporkan karena sedang dibebastugaskan setelah dianggap tidak lulus tes wawasan kebangsaan.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini