Partainya Cak Imin Hadirkan Wajah Baru yang Kekinian Demi Jadi Pemenang di Pemilu 2024

Partainya Cak Imin Hadirkan Wajah Baru yang Kekinian Demi Jadi Pemenang di Pemilu 2024 Kredit Foto: SINDOnews/Abdul Rochim

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menargetkan bisa menjadi partai politik pemenang Pemilu 2024. PKB Jabar juga tengah berkonsentrasi menuju Pilpres 2024.

"Ukuran keberhasilan kita adalah komitmen dan kesetiaan untuk berubah dan menciptakan tradisi baru atas hal yang kita hadapi," kata Ketua Umum DPW PKB Jabar Syaiful Huda di sela-sela Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) PKB Jabar di Bandung, Minggu (30/5/2021).

Syaiful mengatakan, pandemi Covid-19 telah mengubah cara kerja di seluruh aspek kehidupan dan perubahan cara kerja seiring pandemi ini juga terjadi pada cara kerja PKB Jabar. Oleh karena itu, Syaiful mengajak kadernya untuk senantiasa komitmen untuk melakukan transformasi cara kerja PKB Jabar pada masa datang.

Baca Juga: Telak Banget PDIP Sindir PKB Soal Bupati Nganjuk: Kena OTT Kader Auto Tidak Diakui

"Saat ini PKB Jabar akan terus beradaptasi dalam meningkatkan kinerja partai. Termasuk pelaksanaan mukerwil ini sengaja kita gelar secara virtual sebagai cara kita beradaptasi," katanya.

"Adaptasi inilah yang akan menjadikan kita partai pemenang Pemilu 2024," kata Syaiful.

Baca Juga: Muhaimin Iskandar Sowan ke Jateng, PKB dan NU Klaim Makin Solid

Dia juga menyampaikan tentang konsentrasi yang sedang dilakukan PKB Jabar menuju Pilpres 2024. "PKB senantiasa menghadirkan wajah baru dengan mempresentasikan adaptasi kekinian," ujarnya.

Menurut dia, wajah baru PKB ini tidak hanya menyangkut performa, tetapi juga mengenai tampilan yang akan di-branding kepada masyarakat dan PKB senantiasa selalu hadir langsung di tengah-tengah masyarakat. "Politik kehadiran harus menjadi pilihan yang tidak bisa ditawar-tawar, PKB bukanlah partai politik 5 tahunan, kapanpun dan di manapun PKB akan selalu hadir," kata dia.

Syaiful mengatakan, seluruh kader dan pengurus partai harus menjadi kolaborator aktif bagi seluruh lapisan masyarakat. "Menjadi individu yang aktif berjejaring dengan seluruh komunitas dan kelompok masyarakat," tuturnya.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini