Jenderal Elite Iran ke Israel: Zionis, Sebaiknya Kalian Balik Saja ke Eropa

Jenderal Elite Iran ke Israel: Zionis, Sebaiknya Kalian Balik Saja ke Eropa Kredit Foto: Instagram/State of Israel

Komandan Pasukan Khusus Quds Iran, Esmail Ghaani, menyatakan orang-orang Israel harus meninggalkan tanah Palestina. Menurut dia mereka harus kembali ke rumah mereka di Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

"Kami menyerukan Zionis kembali dan membeli kembali rumah mereka yang mereka jual di Eropa dan Amerika Serikat ketika mereka pindah ke wilayah penjajahan sebelum menjadi lebih mahal," kata Ghaani dilansir dari Al Arabiya.

Baca Juga: Israel Gak Cuma Bertempur dengan Satu Kelompok, Iran Nyindir: Zionis Suka Membuat-buat Perang

Pasukan Quds adalah unit elite dari Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran. Ghaani menggantikan komandan militer tertinggi Qassem Soleimani sebagai kepala pasukan setelah dibunuh Amerika Serikat pada Januari 2020.

Ghaani mengatakan kelompok militan Palestina Hamas bisa saja menargetkan banyak fasilitas infrastruktur di Israel selama konflik awal bulan ini. Tetapi mereka tidak melakukannya karena dia yakin warga Palestina akan menggunakannya dalam waktu dekat.  

Dia juga mengatakan ribuan roket yang ditembakkan dari Gaza ke Israel selama konflik semuanya dibuat secara lokal. 

"Palestina harus berpikir tentang mengelola seluruh Palestina. Rezim Zionis harus berpikir untuk meninggalkan tanah ini," tambah Ghaani. 

Israel dan Hamas mencapai gencatan senjata pada 21 Mei yang mengakhiri 11 hari pertempuran. Iran, yang tidak mengakui Israel, mengklaim adalah pendukung utama Hamas. 

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) telah menyerukan kepatuhan penuh terhadap gencatan senjata antara Israel dan Palestina di Jalur Gaza. Hal ink diungkapkan dalam pernyataan pertamanya sejak kekerasan meletus pada 10 Mei. 

Pengeboman 11 hari Israel di Gaza menewaskan sedikitnya 248 orang, termasuk 66 anak-anak, dengan lebih dari 1.900 orang terluka. Sedikitnya 12 orang di Israel tewas akibat tembakan roket dari Gaza. 

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini